nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Gas Elpiji 3Kg Bakal Naik, Kementerian ESDM: Subsidi Dialihkan ke Penerima

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 15 Januari 2020 12:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 15 320 2153128 harga-gas-elpiji-3kg-bakal-naik-kementerian-esdm-subsidi-dialihkan-ke-penerima-1RJFMMx2XQ.jpg Gas Elpiji 3 Kg. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah adanya pencabutan subsidi tabung gas elpiji 3 kilogram. Subsidi ini akan tetap ada hanya saja khusus keluarga yang tidak mampu.

Walau demikian, pengalihan subsidi ini akan membuat harga gas 3 kg mengalami kenaikan. Plt Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan subsidi untuk tabung gas elpiji masih akan diberikan. Hanya saja mekanismenya saja yang agak sedikit berbeda.

Baca Juga: 13.000 PNS Dilarang Pakai Gas 3 Kg

"Enggak dicabut, dikasih langsung ke masyarakat yang berhak atau tepat sasaran hanya untuk orang miskin," ujarnya saat dihubungi Okezone, Rabu (15/1/2020).

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, tidak benar jika subsidi untuk tabung gas elpiji 3 kilogram dicabut. Sebab, pemerintah hanya mengalihkan mekanisme penyalurannya saja agar lebih tepat sasaran.

Pertamina Pastikan Pasokan Elpiji Aman pada Ramadan dan Idul Fitri 1440 H 

"Tidak benar. Jadi subsidi akan diarahkan ke penerima bukan komoditi," ucapnya.

Menurut Agung, lewat mekanisme baru ini diharapkan subsidi gas elpiji bisa lebih tepat sasaran dibandingkan saat ini. Sebab, pemerintah langsung memberikan bantuan atau subsidi ke orang yang bersangkutan.

Selama ini, subsidi yang diberikan pemerintah hanya kepada komoditasnya saja. Hal ini menyebabkan siapa pun bisa membeli tabung gas elpiji 3 kilogram tersebut tanpa terkecuali.

"Jadi kalau misalnya yang miskin datanya daa subsidi dikasih ke orang tersebut. Kalau komoditas kan semua bisa beli," ucapnya.

 Pertamina Pastikan Pasokan Elpiji Aman pada Ramadan dan Idul Fitri 1440 H

Nantinya, Kementerian ESDM akan berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk mendapatkan data orang miskin tersebut. Setelah itu, Kementerian ESDM akan mencari formula penyaluran bantuan tersebut kepada masyarakat kurang mampu.

"Ini kebijakan teknologinya masih dibicarakan, kerjasama dengan Kemensos. Misalnya digandeng dengan BPJS," kata Agung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini