nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Uang Kertas Terbakar, Warga Australia Tukar di Bank Terdekat

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Minggu 19 Januari 2020 17:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 19 213 2155116 uang-kertas-terbakar-warga-australia-tukar-di-bank-terdekat-IhWqcWZ7BJ.jpeg Dolar Australia (Foto: Ilustrasi Okezone)

JAKARTA – Kebakaran hutan yang terjadi di Australia akhir-akhir menyebabkan warganya kehilangan harta bendanya, salah satunya uang. Jangan khawatir untuk uang kertas yang mengalami kerusakan akan diganti pemerintah.

Pemerintah mengimbau kepada warga Australia yang uang kertasnya terbakar akibat kebakaran hutan untuk segera mendatangi bank setempat atau pusat evakuasi kebakaran. Hal ini dimaksudkan untuk mengembalikan uang mereka yang sudah terbakar.

Baca Juga: Dolar Menguat Imbas Data Positif Ekonomi AS

Maka dari itu, Bank Sentral Australia sedang bersiap-siap untuk menerima permintaan kompensasi penukaran uang kertas. Saat ini mereka tengah menyiapkan uang untuk diberikan kepada warga Australia yang uangnya terbakar akibat kebakaran hutan.

Baca Juga: AS-China Gencatan Perang Dagang, Dolar AS Melemah

Wakil Gubernur Bank Sentral Australia Lindsay Boulton mengatakan, akan ada banyak warga yang meminta kompensasi penukaran uang kertas yang rusak maupun habis ditelan api. Hal ini mengingat parahnya kebakaran hutan yang terjadi sepanjang sejarah Australia sejak akhir Juli 2019.

"Melihat skala dan besarnya kebakaran dalam beberapa pekan terakhir, kami memperkirakan tingginya angka penukaran uang kertas yang terbakar akibat kebakaran hutan," ujar Lindsay Boulton, dilansi dari ABC News, Minggu (19/1/2020).

Kebakaran hutan di Australia ini telah menghancurkan lebih dari seribu rumah, lebih parah dibandingkan saat kebakaran terjadi pada 2009.

"Jumlah properti yang rusak akibat kebakaran hutan yang terjadi pada tahun ini lebih tinggi, dibandingkan kejadian serupa pada 2009. Jadi, bisa saja permintaan kompensasi akan lebih tinggi," kata Boulton.

Para ekonom memperkirakan kerugian negara yang didapat akibat kebakaran hutan ini dapat mencapai miliaran dolar. Mereka memperkirakan kerugiannya sebesar 20 miliar dolar Australia setara Rp187,82 triliun (kurs Rp9.391 per dolar Australia). 

Boulton menuturkan, warga Australia yang masih memiliki uang kertas yang terbakar bisa mengajukan permintaan kompensasi segera , walaupun proses penggantian bisa memakan waktu lama.

Baca Juga: China Tak Lagi Disebut Manipulator Mata Uang, Dolar AS Bervariasi

"Cara paling gampang adalah membawa sisa uang itu, dalam bentuk apapun, ke bank terdekat dan mengisi formulir mengenai siapa yang mengajukan," sarannya.

Bank Sentral Australia mengatakan, uang kertas yang rusak dalam kebakaran hutan akan dibayar penuh. Ini kecuali kerusakan uang kertas terjadi sebelum kebakaran

Baca Juga: Dolar AS Bergerak 2 Arah, Ini Pemicunya

"Uang kertas yang rusak sebelum kebakaran hanya akan diganti separuhnya. Namun, bila uang yang rusak disebabkan kebakaran dan memang uang kertas yang asli, maka akan dibayar sepenuhnya,” ucapnya.

Seperti diketahui, Bank Sentrak Australia membayar kompensasi hingga 4,2 juta dolar Australia setara Rp39,44 miliar untuk penukaran uang kertas yang rusak pada 2019. Kemungkinan jumlah kompensasi pada tahun ini meningkat dari tahun lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini