nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kurangi Impor, Sri Mulyani Beri Tax Holiday ke Industri Petrokimia

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 21 Januari 2020 17:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 21 20 2156209 kurangi-impor-sri-mulyani-beri-tax-holiday-ke-industri-petrokimia-pR69TrHHrb.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyetujui pemberian tax holiday kepada PT Chandra Asri Petrochemical Tbk untuk pengembangan kompleks petrokimia kedua.

Baca Juga: Resmikan Pabrik di Cilegon Rp5,3 Triliun, Jokowi Tak Mau Kalau Hanya Groundbreaking

Tax holiday tersebut meliputi pembayaran Pajak Penghasilan Badan Chandra Asri Perkasa pada 20 tahun pertama beroperasi sebesar 100%, serta 2 tahun berikutnya sebesar 50%.

Tax holiday yang diberikan kepada industri pionir ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong investasi di Indonesia dan memacu pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Jokowi Bakal 'Gigit' yang Senang Impor Migas dan Ganggu Program B30

“Kami menyampaikan apresiasi tertinggi kepada Kementerian Keuangan dan Pemerintah Indonesia atas dukungan yang berkelanjutan terhadap peningkatan iklim investasi secara keseluruhan dan kemudahan dalam melakukan bisnis. Kebijakan ini akan membantu para pelaku bisnis dalam mengamankan investasi yang dibutuhkan, tetapi juga menandakan komitmen Indonesia untuk menarik investor.” tutur Presiden Direktur Chandra Asri Erwin Ciputra dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (21/1/2020),

 Lambaikan Tangan Kiri, Sri Mulyani Tiba di Istana Negara

Investasi kompleks petrokimia kedua ini diproyeksikan antara USD4 miliar-USD5 miliar USD. Proyek Dijadwalkan rampung pada tahun 2024, serta menciptakan lapangan kerja hingga 25.000 saat puncak pekerjaan konstruksi

Saat ini, Indonesia merupakan net importir produk petrokimia dengan lebih dari 50% olefins dan polyolefins yang telah diimpor.

"Beroperasinya Chandra Asri Perkasa nanti akan membantu mengurangi impor produk petrokimia Indonesia, meningkatkan perekonomian hilir dalam negeri, serta meningkatkan neraca pembayaran negara," katanya.

Kompleks petrokimia kedua Chandra Asri akan melipatgandakan kapasitas produksi kami saat ini, dari 4 juta ton per tahun, menjadi 8 juta ton per tahun dengan diversifikasi produk mulai dari Polyethylene, Polypropylene, aromatics (Benzene, Toluene, and Xylene), Mixed C4 dan Py-Gas.

Produk-produk tersebut pada akhirnya digunakan untuk memproduksi kemasan, pipa, kabel, kendaraan, dan barang-barang rumah tangga konsumen; dan ditujukan untuk memenuhi permintaan domestik yang terus meningkat.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini