nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bertemu PBNU, Sri Mulyani Bahas Sosial Ekonomi

Irene, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 11:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 24 20 2157637 bertemu-pbnu-sri-mulyani-bahas-sosial-ekonomi-NuuAy7tsIi.jpg Sri Mulyani dan PBNU (Foto: Ig SMIndrawati)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Eselon 1 Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan silahturahmi ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Agenda ini bertujuan untuk mendengar secara langsung pandangan dan harapan PBNU mengenai kondisi sosial ekonomi terutama menyangkut pemberdayaan masyarakat ekonomi kecil.

"Sebagai pengelola keuangan negara dan bendahara negara, kami wajib untuk selalu membuka pikiran dan pandangan dari semua pengelola dan pemangku kepentingan (stakeholders) di masyarakat untuk dapat terus menyempurnakan kebijakan fiskal dan keuangan negara bagi kemakmuran masyarakat dan membangun keadilan sosial dan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia," tulis Sri Mulyani dalam keterangan postingannya, seperti dilansir dari Instagram resmi @smindrawati, Jumat (24/1/2020)

 Baca juga: BI Pede Ekonomi 2019 di 5,1%, Ini Alasannya

Dalam kesempatan ini, Kemenkeu bersama PBNU juga mendiskusikan program pemberdayaan masyarakat, mulai dari Kredit Usaha Rakyat, Kredit Ultra Mikro, dan dukungan pemerintah untuk pesantren dan madrasah. Hal ini juga meliputi beasiswa santri, bantuan operasional madrasah.

Lebih spesifik pada program bantuan pengusaha sangat kecil Ultra Mikro (UMI), disebutkan bahwa koperasi besar Nahdlatul Ulama (NU) seperti Koperasi Sidogiri, Koperasi Nusa Umat Sejahtera, dan Koperasi Nuansa Umat Jatim telah disalurkan dana program UMI masing-masing sebesar Rp81,9 miliar, Rp103,5 miliar, dan Rp51 miliar.

 Baca juga: BI: Siklus Ekonomi Indonesia Sudah Lewati Titik Terendah

Lebih lanjut, Kementerian Keuangan telah menerima masukan dan saran mengenai cara menjangkau koperasi-koperasi NU yang belum sepenuhnya kuat dan berdaya dengan beban biaya yang adil. Masukan ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan meneruskan dan memperkuat kerjasama dengan LPNU dan menjangkau koperasi-koperasi NU agar mendapat kesempatan memperoleh bantuan kredit Ultra Mikro bagi para santri yang melakukan kegiatan kewirausahaan.

Merayakan hari ulang tahun Nahdlatul Ulama yang ke-94 tahun, tak lupa Kementerian Keuangan juga mengucapkan selamat dan menyebut NU sebagai organisasi kemasyarakatan yang ikut melahirkan dan membesarkan serta menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai informasi, agenda ini terlaksana pada Rabu (21/1/2020) lalu di Kantor PBNU di Jalan Kramat Raya, Jakarta.

"Terimakasih atas perhatian dan saran perbaikan dari PBNU. Kebijakan fiskal dan Keuangan negara memang untuk membangun kemakmuran dan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan. Mari kita peduli dan awasi bersama untuk #Indonnesiamaju," tutup Sri Mulyani dalam keterangan postingannya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini