nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhub Minta Irfan Setiaputra-Triawan Munaf Turunkan Harga Tiket Garuda

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 18:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 24 320 2157897 menhub-minta-irfan-setiaputra-triawan-munaf-turunkan-harga-tiket-garuda-sPBMyPo96T.jpg Garuda (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi membeberkan pertemuannya bersama jajaran Direksi dan Komisaris Garuda Indonesia yang baru.

"Saya ada dua lah. Pertama tidak sekadar menurunkan harga tiket. Tapi saya juga mengutamakan Garuda ini harus sustainable atau keberlanjutan. Artinya dia mesti untung sehingga berkelanjutan. Selain itu kita juga sampaikan boleh untung tapi juga beri ruang keterjangkauan bagi masyarakat," ujar Menhub di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Baca Juga: Berapa Gaji Triawan Munaf dan Irfan Setiaputra di Garuda Indonesia?

Kemudian, lanjut dia pihaknya mengusulkan tiga hal pada komisaris dan direksi Garuda Indonesia tersebut. Seperti menggabungkan hotel dengan penerbangan untuk paket wisata. Lalu dengan memberikan penjualan yang jauh hari.

"Sekarang ini Garuda Indonesia ini load factornya average mungkin 70%. Nah 30% sisa ini kan sayang. Dari 30% itu, 50% aja terisi. Dan bisa dijual dari tiga bulan sebelumnya, maka dia mengurangi atau mengingkatkan tingkat keterisian, yang walaupum diskon tapi akan tingkatkan itu," ungkap dia.

Untuk terakhir, tutur dia, siapkan tiket-tiket murah pada hari dan jam tertentu, karena di situ juga load factornya rendah. "Nah ketiga hal ini kita harapkan Garuda lebih bagus, eksis tapi juga bisa memberikan keterjangkauan," kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyebut sampai saat ini hingga ke depannya jajaran Direksi baru ini akan mengkaji ulang tarif penerbangan Garuda.

"Jadi, perlu kita ketahui, dalam menetapkan tarif tersebut, ada beberapa indikator yang dihitung seperti avtur, biaya maintenance, biaya pelayanan, dan sebagainya. Maka itu, terkait tarif masih kami kaji," tandasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini