nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada Ibu Kota Baru, Jokowi: Bukan Sekadar Pindah Gedung, Tapi Sistem

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Sabtu 25 Januari 2020 10:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 25 470 2158136 ada-ibu-kota-baru-jokowi-bukan-sekadar-pindah-gedung-tapi-sistem-XQNtqM1RUA.jpg Presiden Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Ibu Kota Negara (IKN) ditargetkan mempunyai peradaban baru. Hal ini dililhat dari penggunaan transportasi massal yang autonomous di daerah tersebut.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, penggunaan transportasi berbasis elektrik dan autonomous. Selain itu, kendaraan pribadi pun juga harus menerapkan electric vehicle dan autonomous.

 Baca juga: Proyek Ibu Kota Baru Jadi Salah Satu Program Kemenhub di 2021

”Tetapi kita pindah ke sana itu bukan ingin pindah gedung, ingin pindah lokasi bukan itu. Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun sebuah sistem, pindah pola kerja, pindah sistem kerja, pindah kultur kerja," ujarnya mengutip laman Setkab, Jakarta, Sabtu (25/1/2020).

Hal ini dikarenakan, lanjut Jokowi, ke depan persaingan antar negara akan semakin berat. "Negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat,” tutur Presiden.

 Baca juga: Pemindahan Ibu Kota Masuki Babak Baru, Ada Kejutan?

Presiden juga menyampaikan bahwa urusan penduduk di Indonesia terkait dengan pemerataan. Karena dari 267 juta, sambung Presiden, itu 56% itu ada di Jawa.

"56 persen data yang saya miliki. Artinya kurang lebih berapa, 149 juta ada di Jawa, sehingga daya dukung Jawa ini sebetulnya sudah enggak mampu,” ujar Presiden.

 Baca juga: Pemerintah Diminta Pakai Karet Lokal Bangun Ibu Kota Baru

Untuk itu, menurut Presiden, karena magnetnya itu ada di sini, di Jakarta, perlu digeser magnet tersebut ke ibu kota yang baru, agar ada pemerataan penduduk dan ekonomi.

Menurut Presiden, karena PDB ekonomi juga sama, PDB ekonomi itu di Jawa 58% ada di Jawa, 58% ada di Jawa.

”Pulau Jawa ini kan salah satu dari 17.000 pulau yang kita miliki, masak semuanya pengen di sini semua. Tapi saya juga enggak tahu apakah nanti pindah pada mau. Kalau saya sih saya paksa,” tambah Presiden.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini