Pertanyaan-Pertanyaan Ini Wajib Dipikirkan Sebelum Memutuskan Memulai Usaha

Hairunnisa, Jurnalis · Sabtu 08 Februari 2020 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 07 320 2164834 pertanyaan-pertanyaan-ini-wajib-dipikirkan-sebelum-memutuskan-memulai-usaha-AG3YX0mjiv.jpg Perencanaan Matang Sebelum Memulai Usaha. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Para pengusaha pemula banyak yang memulai bisnisnya tanpa perencanaan yang matang. Mereka asal berjalan, tanpa mementingkan cadangan dan risiko kerugiannya.

Sebagian masalah mungkin telah diantisipasi sehingga ada jalan keluarnya. Tapi banyak juga masalah yang tidak terantisipasi hingga menimbulkan kesulitan-kesulitan yang lebih parah.

Baca Juga: Fasih Berbahasa Asing? Cobalah Mulai Bisnis Sampingan sebagai Penerjemah Ekspres

Mengutip dari Buku Pintar Mengelola Usaha bagi Pemula 101 Pedoman Buku Usaha Langsung Meraih Laba 2016 karya William Tanuwidjaja, Sabtu (8/2/2020) menjelaskan, pada prinsipnya segala sesuatu harusnya direncakan dengan baik. Seorang pengusaha harus mampu memikirkan berbagai kemungkinan, sekaligus menyiapkan langkah-langkah antisipasinya.

Misalnya pikirkan pertanyaan bagaimana jika penjualan di bawah terget? Bagaimana kalau terjadi penurunan pasar?

Baca Juga: 7 Kebiasaan Buruk Ini Penghancur Karier

Bagaimana kalau terjadi krisis ekonomi? Bagaimana kalau ada pesaing baru?

Meyangkut soal keuangan, buatlah cash budgeting. Semua harus bisa dihitung dan dinyatakan dengan satuan uang.

Dalam menjalankan bisnis, seorang pengusaha diperbolehkan untuk mengambil risiko besar, kalau potensi labanya juga besar. Akan tetapi jangan ambil risiko besar sementara labanya kecil. Keduanya harus dihitung dengan cara yang proporsional.

Risiko tidak bisa dihilangkan tetapi hanya bisa dikelola, karena pada prisipnya bisnis adalah seni mengelola risiko. Ukurlah risiko usaha, perhatikan juga margin labanya, dan ambilah keputusan secara proposional.

Lihat secara objektif dua aspek terebut. Janagan hanya membesar-besarkan laba saja dan terlalu mengecil-ngecilkan risiko. Lebih baik mengecil-ngecilkan potensi laba sembari membesar-besarkan risiko.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini