nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Investor Pantau Dampak Virus Korona, Wall Street Dibuka Landai

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 21:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 10 278 2166396 investor-pantau-dampak-virus-korona-wall-street-dibuka-landai-Q9SOMdLLih.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Indeks saham berjangka AS datar dibuka landai setelah naik tinggi pada pekan lalu. Hal ini dikarenakan investor memantau dampak ekonomi dari wabah virus Korona.

Melansir Reuters, New York, Senin (10/2/2020), Dow Jones turun 19 poin atau 0,07% sedangkan S&P500 turun 0,5 poin atau 0,02%. Sementara itu, Nasdaq naik 5,75 poin atau 0,06%.

 Baca juga: Virus Korona Masih Jadi Teror, Wall Street Melemah Meski Data Tenaga Kerja Positif

Tiga indeks utama Wall Street mulai menjauhi dari rekor tertingginya pada hari Jumat pekan lalu. Tetapi, S&P 500 mengakhiri minggu terbaiknya dalam delapan bulan, dan Nasdaq mencatat kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari setahun setelah upaya China untuk membatasi dampak virus.

Sementara itu, Apple Inc tergelincir 0,9% dalam perdagangan premarket karena pemasoknya Foxconn berjuang untuk sepenuhnya melanjutkan pabriknya di China.

 Baca juga: Wall Street Ditutup Cetak Rekor Baru di Tengah Kekhawatiran Virus Korona Mereda

Analis memperkirakan penjualan ponsel pintar China dapat merosot sebanyak 50% pada kuartal pertama. Hal ini dikarenakan, banyak toko ritel tetap tutup untuk waktu yang lama dan perusahaan berjuang untuk memulai kembali produksi.

Di sisi lain, pembuat mobil listrik Tesla Inc melonjak 9,2% karena pabriknya di Shanghai kembali beroperasi dengan bantuan untuk membantunya mengatasi epidemi yang menyebar setelah liburan Tahun Baru Imlek yang diperpanjang.

 Baca juga: China Hadapi Virus Korona, Wall Street Menguat

Minggu ini, banyak laporan pendapatan dari perusahaan konsumen diskresioner dan data penjualan ritel A.S. dapat membantu investor menentukan sejauh mana virus corona memukul permintaan konsumen.

Pasar juga akan menunggu pidato dua hari Ketua Federal Reserve Jerome Powell untuk Kongres A.S. mulai Selasa, terutama untuk komentar yang berkaitan dengan virus yang terkait dengan China.

Di antara saham lainnya, L Brands Inc naik 6% setelah sebuah laporan bahwa pengecer itu mendekati kesepakatan untuk menjual Victoria's Secret kepada Sycamore Partners.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini