nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ibu Kota Baru Dibikin Canggih, Ini Rencana Fasilitasnya

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 20:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 11 470 2166957 ibu-kota-baru-dibikin-canggih-ini-rencana-fasilitasnya-MiAOdUcrry.jpg Ibu Kota (Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah akan memindahkan ibu kota dari Jakarta menuju Kalimantan. Nantinya ibu kota baru ini akan didesain serba canggih dan ramah lingkungan.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/BAPPENAS) Suharso Monoarfa mengatakan, ibu kota baru akan memiliki konsep yang canggih dan mencerminkan masa depan. Teknologi yang digunakan maupun kendaraan yang ada juga akan dibangun canggih.

 Baca juga: Inggris, Jerman hingga Italia Tertarik Investasi di Ibu Kota Baru

Selain itu, transportasi yang akan dibangun juga seluruhnya akan menggunakan yang ramah lingkungan. Misalnya saja transportasi massal seperti MRT, hingga LRT

"Ibu kota negara yang akan datang itu juga merupakan ibu kota negara yang canggih untuk masa depan. Kita menggunakan EBT yang ramah lingkungan," ujarnya di kantor Kementerian BAPPENAS, Jakarta, Senin (11/2/2020).

 Baca juga: Ketersediaan Air Bersih di Ibu Kota Baru Jadi Sorotan, Kenapa?

Menurut Suharso, kendaraan yang ada di sana juga akan lebih ramah lingkungan. Misalnya saja kendaraan hidrogen yang sempat ia coba beberapa waktu lalu.

"Kemarin saya coba mobil hidrogen yang nyaris tidak terdengar. Saya kira waktu itu saya hidupkan atau tidak. Dengan 50 euro mencapai 600 kilometer," ucapnya.

Selain itu, ibu kota baru ini juga akan memiliki beberapa coworking space. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang tinggal di dalamnya bisa bekerja di mana pun dan bisa meningkatkan produktivitas.

"Tersedia co working space di mana-mana. Orang bekerja di mana saja dan produktivitas yang tinggi," ucapnya.

Meskipun ibu kota baru akan memiliki konsep yang canggih, namun pemerintah tidak akan melupakan kota-kota lainnya. Justru pemerintah menginginkan agar kota kota lainnya bisa mencontoh ibu kota baru yang memiliki teknologi canggih tapi ramah lingkungan.

"Tentu kita juga tidak ingin membuat kota baru menjadi gap. Misalkan lebih canggih tapi kota kota lainnya di Indonesia ketinggalan. Justru kita ingin jadikan percontohan sebagai kota yang ramah lingkungan kalau bisa zero carbon development dan sustain," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini