nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Libatkan Masyarakat Kaltim dalam Pembangunan Ibu Kota Baru

Kamis 13 Februari 2020 19:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 13 470 2168063 presiden-jokowi-libatkan-masyarakat-kaltim-dalam-pembangunan-ibu-kota-baru-CjjvEN7IQk.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Okezone.com/Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melibatkan masyarakat lokal dalam membangun ibu kota baru di Kalimantan Timur (Kaltim).

"Saya sudah sampaikan ke tokoh-tokoh di Kaltim, bahwa mereka akan kita libatkan dalam pembangunan," jelas Presiden Jokowi, dikutip dari wawancara dengan BBC Indonesia, Kamis (13/2/2020).

Baca Juga: Badan Otoritas Ibu Kota Baru Segera Dibentuk, Siapa Pemimpinnya?

Dia memaparkan, pemerintah berharap masyarakat asli Kaltim mendapatkan manfaat ekonomi dari pembangunan ibu kota.

Sekarang ini, Presiden mengatakan sudah melakukan komunikasi dengan masyarakat lokal tersebut. Ke depannya, komunikasi ini akan lebih diintensifkan.

Baca Juga: Pembentukan Badan Otoritas Ibu Kota Baru Masuk Tahap Finalisasi

"Saya sudah ketuk pintu kepada tokoh-tokoh di Kalimantan Timur, kalau nanti undang-undangnya sudah selesai saya akan bicara banyak lagi dengan masyarakat adat di sana, dengan masyarakat asli yang ada di sana, dengan masyarakat yang ada di Kaltim, dengan tokoh-tokohnya," jelas dia.

Presiden menjelaskan, pihaknya juga ingin mendapat masukan dari masyarakat yang ada di Kaltim supaya tidak terjadi miskomunikasi.

"Karena apapun ini adalah sebuah gagasan besar, sebuah perpindahan besar, yang akan membawa kita ke sebuah visi besar Indonesia maju di 2045," jelas dia.

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan, saat ini sedang dilakukan seleksi terhadap calon-calon yang akan menjadi kepala Badan Otoritas Ibu Kota Baru. Penetapan kepala akan diumumkan berbarengan dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) badan otoritas tersebut.

Persiapan pembentukan Badan Otoritas Ibu Kota Baru sudah sampai di tahap akhir. Di mana dengan terbitnya Perpres diharapkan badan siap bekerja merealisasikan pemindahan ibu kota negara.

"Iya sekaligus (Perpres keluar ada ketuanya)," ucapnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini