Selain China, RI Buka Peluang Impor Bawang Putih dari India dan AS

Jum'at 14 Februari 2020 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 14 320 2168563 selain-china-ri-buka-peluang-impor-bawang-putih-dari-india-dan-as-ifQ8x8KvQg.jpg Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan pemerintah memiliki skenario mengantisipasi stok bawang putih. Bila kenaikan harga karena wabah virus korona, pemerintah akan mencari alternatif impor bawang putih selain dari China.

"Kalau harga dari Rp30 ribu tiba-tiba naik jadi Rp70 ribu lebih ya itu tidak boleh terjadi. Itu hanya karena adanya pemberitaan wabah virus korona, besok tidak ada lagi bawang putih karena stop impor," tuturnya, dikutip dari VOA Indonesia, Jumat (14/2/2020).

Baca Juga: Jangan Panik, Mentan: Stok Bawang Putih Masih Ada 120 Ribu Ton

Dia mengungkapkan, Indonesia punya alternatif impor ke India atau Amerika. Hal ini sebagai antisipasi bila, wabah virus korona di China belum mereda.

"Mudah-mudahan wabah virus korona mereda. Kalaupun tidak reda, kita punya alternatif impor bawang putih selain China tempat virus itu mulai mewabah. Kita bisa ke India atau Amerika. Kalau saya seperti itu sih," imbuhnya.

Sementara itu, Satgas Pemberantasan Mafia Pangan di Solo masih menelusuri penyebab meroketnya harga bawang putih impor dari China. Juru bicara satgas tersebut, AKBP Iwan Saktiadi yang juga menjabat Wakapolresta Solo, mengatakan, tim di lapangan masih mencari fakta fenomena tersebut.

Baca Juga: Harga Bawang Putih Berangsur Turun, Kalau Cabai?

Menurut Iwan, polisi akan berkoordinasi dengan pemkot Solo mengawasi pasokan dan distribusi komoditas bahan pangan impor ini.

"Kenaikan harga yang cukup signifikan ini disebabkan oleh apa? Distribusi yang terhambat atau stok di produsen yang tidak ada. Nanti kita dapatkan dulu data dan fakta dari tim lapangan dan dinas terkait di pemkot Solo. Setelah itu baru kita tentukan cara bagaimana kalau lonjakan harga ini di luar batas kewajaran. Artinya kita membantu masyarakat bisa memperoleh komoditi bahan pangan yang mereka butuhkan dengan harga sesuai kewajaran. Informasi yang kita terima saat ini lonjakan harga bahan pangan ada di bawang putih dan cabai," jelasnya.

Harga bawang putih impor dari China di Solo meroket, naik dua kali lipat. Kenaikan drastis ini lantaran impor bawang putih dari China dihentikan sementara pekan lalu, menyusul meluasnya wabah virus korona di negeri tirai bambu tersebut.

Namun, pekan ini pemerintah kembali membuka keran impor 103 ribu ton bawang putih dari China dan menghentikan sementara impor binatang hidup dari negara tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini