nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sejak 1969, Pemerintah Telah Bangun 272 Sabo Dam

Irene, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 19:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 14 320 2168663 sejak-1969-pemerintah-telah-bangun-272-sabo-dam-qFdRFvsYRu.jpg Sabo Dam Kali Woro. (Foto: Okezone.com/Dok. PUPR)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat sudah membangun sebanyak 272 Sabo Dam sejak 1969. Sabo Dam merupakan pengendali jika terjadi banjir lahar.

"Sejak tahun 1969 hingga saat ini tercatat Kementerian PUPR sudah membangun sebanyak 272 Sabo Dam yang tersebar di beberapa wilayah Jawa Tengah yakni Magelang, Boyolali, dan Klaten," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Sumber Daya Air Widiarto, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/2/2020).

Baca Juga: Presiden Jokowi Cek Pembangunan Pengendali Banjir Lahar Gunung Merapi di Magelang

Salah satu Sabo Dam yang telah dibangun sejak lama yakni pada tahun 1991 adalah Sabo Dam Kali Putih sepanjang 2,6 kilometer yang terletak di Jalan Raya Magelang berdekatan dengan Taman Nasional Gunung Merapi. Sabo Dam ini dirancang untuk dapat mengalirkan lahar dengan kapasitas 640 meter kubik per detik.

Letusan dahsyat Gunung Merapi pada 2010 mengakibatkan banjir lahar dingin di 15 sungai yang berhulu di Gunung Merapi, sehingga menyebabkan kerusakan di beberapa Sabo Dam termasuk di Kali Putih.

Baca Juga: Menteri PUPR Sebut Infrastruktur Pendukung KSPN Perkecil Ketimpangan

Untuk itu Kementerian PUPR melaksanakan Pekerjaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sabo Dam sejak 2015. Di Kali Putih, dilakukan perbaikan saluran pengelak Sabo Dam dengan anggaran tahun jamak 2015-2017 sebesar Rp311 miliar.

Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak Direktorat Jenderal Sumber Daya Air juga telah menyelesaikan rehabilitasi dan rekonstruksi Sabo Dam Kali Woro di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada tahun 2016-2018.

Lingkup pekerjaannya mencakup pembangunan 11 sabo baru, rehabilitasi tanggul sepanjang 5,9 km dan melakukan rehabilitasi 11 Sabo Dam pada aliran Sungai Woro. Biaya pembangunan dan rehabilitasi Sabo DAM Kali Woro sebesar Rp329 miliar melalui APBN (MYC) tahun 2016-2018.

Selain di aliran Sungai Woro, Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan rehabilitasi dan rekonstruksi Sabo Dam Kali Gendol di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Pekerjaan rekonstruksi Sabo Dam Kali Gendol utamanya dilakukan pada bagian sand pocket dengan anggaran tahun jamak sebesar 2016-2018 sebesar Rp143 miliar.

Secara teknis, Sabo Dam dibangun dengan ketinggian yang berbeda di tengah bendung. Hal ini dimaksudkan untuk mengalirkan air, sehingga sedimen atau endapan lahar dingin akan tertampung oleh bendung, tetapi air tetap mengalir. Apabila bendung tidak mampu membendung semua aliran debris, maka akan dilewatkan melalui bagian atas (overtopping).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini