Bonus Demografi, RI Perlu Belajar dari Jepang

Vania Halim, Jurnalis · Minggu 16 Februari 2020 20:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 16 320 2169342 bonus-demografi-ri-perlu-belajar-dari-jepang-CHUqfbPkJG.jpeg Indonesia Akan Alami Bonus Demografi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

Sedangkan untuk kasus Afrika Selatan, permasalahan utama terkait tingginya angka pengangguran. Terjadi diskoneksi antara tingkat pertumbuhan angkatan kerja yang tidak bisa diimbangi oleh tingkat pertumbuhan lapangan pekerjaan.

Hal ini akibat adanya skill mismatch antara apa yang dibutuhkan oleh dunia kerja dengan apa yang bisa ditawarkan oleh pekerja. Mismatch yang ada disebabkan karena kualitas pendidikan yang kurang baik dan kegagalan pemerintah meng-link-an antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.

“Kondisi yang terjadi mengakibatnya sekitar 53% generasi milenial di Afrika Selatan menganggur karena tidak terserap pasar tenaga kerja,” kata Arif.

Karena itu, dalam konteks memanfaatkan momentum bonus demografi, Pemerintah RI akan mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM). Karena peningkatan indeks pembangunan manusia sebesar 1% saja mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 5%

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini