China Pangkas Suku Bunga untuk Redam 'Sakitnya' Virus Korona

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 20 20 2171348 china-pangkas-suku-bunga-untuk-redam-sakitnya-virus-korona-J2U0LZVdAb.jpg Bank Sentral China (Reuters)

JAKARTA - China telah memangkas suku bunga. Hal ini dikarenakan negara Tirai Bambu tersebut sedang berusaha menopang perekonomian dan menghambat dampak jangka panjang akibat wabah virus Korona atau Covid-19.

Mengutip CNN, Jakarta, Kamis (20/2/2020), Bank Sentral China People Bank of China (PBOC) memangkas suku bunga pinjaman satu tahun (LPR) menjadi 4,05% dari 4,15%. Ini juga menurunkan tingkat suku bunga lima tahunnya menjadi 4,75% dari 4,8%.

 Baca juga: Stimulus China Dorong Penguatan Pasar Saham Global

LPR yang dibebankan ke klien korporat untuk pinjaman baru merupakan tolak ukur yang diperkenalkan China pada bulan Agustus. Ekonomi China disebut telah melambat dan coronavirus telah merusak bisnis tahun ini.

Analis di Capital Economics mengatakan, Bank Sentral China kemungkinan akan terus melonggorkan dompetnya dalam beberapa minggu mendatang. Mereka menunjukkan bahwa coronavirus mulai membebani bisnis.

 Baca juga: China Bakal Musnahkan Uang Kertas Terindikasi Virus Korona

"Tetapi penurunan suku bunga saja akan memberikan bantuan terbatas pada jutaan perusahaan swasta kecil yang paling menderita akibat epidemi dan tidak dilayani dengan baik oleh perbankan formal," tambah para analis.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini