Dana Transfer Daerah Rp220 Triliun Mengendap, Jokowi: Jangan Diulangi Lagi

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 13:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 20 20 2171435 dana-transfer-daerah-rp220-triliun-mengendap-jokowi-jangan-diulangi-lagi-NQ7Q1j3KcQ.jpg Jokowi (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada kepala daerah baik gubernur, wali kota dan bupati agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD tidak hanya disimpan di bank.

"Pada Oktober hingga November 2019, dana daerah yang disimpan di bank mencapai Rp 220 triliun. Jangan ulangi di 2020," kata dia pada Rakornas Investasi 2020 di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Baca Juga: Jokowi Kesal Pemda Tak Habiskan Dana Transfer Daerah Rp220 Triliun

Kemudian, lanjut dia, dirinya memperingatkan kepada seluruh kepala daerah agar pada tahun ini tidak mengulangi menyimpan uang dana transfer daerah secara berlebihan.

"Maka itu, bupati walikota harus tegas dengan ini jangan sampai dinas keuangannya menyimpan uang hibah sebanyak ini jangan ulangi lagi di tahun 2020," ungkap dia.

Baca Juga: Sri Mulyani Keluhkan Uang Negara Rp220 Triliun Menumpuk di Rekening Daerah

Dia juga mengingatkan pentingnya aliran modal asing atau capital inflow dari negara negara lain masuk ke dalam negeri. Pasalnya, semakin banyak aliran modal masuk, memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi.

"Begitu juga provinsi, kabupaten, kota. Sehingga semua negera berkutat agar arus modal masuk ke negera-negara mereka," tandas dia.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini