Kepala BKPM Nego Peringkat Kemudahan Bisnis, Presiden Jokowi: Enak Aja!

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 14:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 20 20 2171472 kepala-bkpm-nego-peringkat-kemudahan-bisnis-presiden-jokowi-enak-aja-EbDqcbx74V.jpg Presiden Jokowi (Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), menargetkan peningkatan angka kemudahan berusaha (ease of doing business/EoDB) ke peringkat 40. Tercatat saat ini Indonesia berada di peringkat 73 dari total 140 atau di zona merah.

Jokowi bercerita, bahwa Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menginginkan agar sedikit menurunkan target.

 Baca juga: Kemudahan Usaha RI Ditargetkan Naik ke Peringkat 53, Ini Caranya

"Ranking 73 itu masih ranking nanggung. Saya minta di bawah 40. Pak Bahlil ngomong 50. Enak aja, 50. Di bawah 40 itu baru," kata Jokowi pada acara Rakornas Investasi 2020 di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Menurut dia, dirinya tak puas Indonesia berada di peringkat ke-6 di ASEAN dan masih kalah dengan negara-negara lainnya.

 Baca juga: Kepala BKPM Yakin Target Kenaikan Peringkat Kemudahan Berusaha Tercapai

"Kita kalah dengan Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Brunei. Kita menangnya hanya dengan Laos, dengan Kamboja, menang. Sebetulnya bisa dibenahi banyak dan barangnya kelihatan. Saya sudah diperlihatkan oleh BKPM, problem di mana saja," ungkap dia.

Sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menargetkan peningkatan angka kemudahan berusaha (ease of doing business/EoDB) ke peringkat 53. Tercatat saat ini Indonesia berada di peringkat 73 dari total 140 atau di zona merah.

Baca juga: Diminta Kejar Kemudahan Berbisnis di Posisi 40, Ini yang Dilakukan Sri Mulyani

"Kami targetkan EoDB Indonesia tahun ini di angka 53, minimal di angka 60," ujar Bahlil di kantornya, Jakarta.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini