nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Unik dan Lucu Versi Bos BKN Selama SKD CPNS

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 19:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 20 320 2171677 kisah-unik-dan-lucu-versi-bos-bkn-selama-skd-cpns-Y8NfuKHxKe.jpg Ujian SKD CPNS 2019 (Foto: Okezone.com/Dede Kurniawan)

JAKARTA - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 menyimpan banyak cerita dari beberapa peserta. Dari mulai cerita unik dari para peserta hingga kisah perjuangan dari peserta selama tes SKD.

Baca Juga: Jadi PNS di Jawa Timur Lebih Susah Dibandingkan Jakarta, Kok Bisa?

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, salah satu peserta yang memiliki cerita unik adalah ketika yang bersangkutan tidak menggunakan sepatu berwarna hitam. Sedangkan untuk ikut tes, harus menggunakan sepatu pantofel berwarna hitam.

“Ada yang menggunakan sepatu warna cokelat. Waduh panik dia, kemudian dipinjamkan lakban akhirnya boleh masuk. Banyak hal lucu,” ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Baca Juga: BKN Ancam Sanksi Peserta SKD CPNS yang Tak Datang Tes

Lalu ada juga yang memiliki cerita salah menggunakan celana. Ketika itu, peserta SKD justru menggunakan celana merah yang mana seharusnya menggunakan celana hitam.

“Ada yang menggunakan celana berwarna merah. Untungnya saja panitianya baik hati. Tukeran sama panitianya. Kalau panitia tidak ada seperti ini kan mungkin dia akan didiskualifikasi,” jelasnya

Selain itu ada juga peserta yang masih membawa jimat. Bima pun mengaku heran mengapa masih banyak peserta yang membawa jimat meskipun sudah berulangkali dilarang

“Banyak foto soal jimat yang digeledah. Hari ini masih pakai jimat? Ngapain? Banyak hal-hal lucu yang kami temukan,” kata Bima.

Selain cerita lucu ada juga cerita dramatis yang terjadi pada SKD tahun ini. Misalnya saja ada pasangan pengantin yang mempercepat ijab kabulnya karena harus mengikuti SKD.

“Juga banyak yang dramatis juga. Dia harusnya menikah pada hari itu kemudian ijab kabulnya dipercepat. Setelah selesai mereka lari ke tempat test suami istri jadi ditinggal perkawinannya hanya untuk tes CPNS,” katanya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini