nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta Neraca Perdagangan Defisit di Awal 2020, Apa Membaik?

Vania Halim, Jurnalis · Sabtu 22 Februari 2020 11:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 21 20 2172236 fakta-neraca-perdagangan-defisit-di-awal-2020-apa-membaik-z05YKMaZFu.jpg Kontainer (Reuters)

3. Ekspor Januari 2020 Alami Penurunan

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan angka ekspor pada awal 2020 sebesar USD13,41 miliar. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya (Month to Month/MtM) sebesar 7,15% yang mencapai USD14,45 miliar.

Sedangkan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu juga mengalami penurunan 3,17%. Pada periode Januari 2019 lalu, ekspor USD13,93 miliar.

"Pada Januari 2020 nilai ekspor USD13,41 miliar. Kalau dibandingkan MtM turun 7,16%," ujar Kepala BPS Suhariyanto.

4. Impor Januari 2020 Mengekor Turun

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan angka impor mencapai USD14,28 miliar pada Januari 2020. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya (Month to Month/MtM) sebesar 1,60% yang mencapai USD14,51 miliar.

Sedangkan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu juga mengalami penurunan 4,78%. Adapun pada periode Januari 2019 lalu, impor Indonesia mencapai USD14,99 miliar.

"Pada Januari angka impor USD14,28 miliar. Kalau dibandingkan nilai impor pada Desember 2019 impor mengalami penurunan 1,60%," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Kantor Pusat BPS.

5. Neraca Perdagangan Januari Defisit, Imbas Virus Korona?

Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto mengatakan, efek virus Korona terhadap neraca perdagangan RI sejauh ini belum bisa terlihat. Menurutnya, dampak ekspor impor baru bisa terlihat pada laporan ekspor impor di bulan selanjutnya.

"Karena harusnya dilihat sesudah Imlek. Harusnya sudah tercermin satu Minggu. Karena yang kita sajikan sebulan terakhir. Kita waspadai supaya dampaknya tidak seburuk yang dijadikan," ujarnya.

Menurut Kecuk, belum terlalu berdampaknya virus Korona dikarenakan penyebaran virus korona baru terjadi di Minggu terakhir Januari. Bahkan organisasi kesehatan dunia alias World Health Organization (WHO) baru mengeluarkan darurat Korona pada akhir Januari.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini