Bosan Pakai Keramik? Coba Lantai Diberi Sentuhan Cat

Vania Halim, Jurnalis · Minggu 23 Februari 2020 20:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 23 470 2172800 bosan-pakai-keramik-coba-lantai-diberi-sentuhan-cat-gvHtYngZD7.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Warna-warni dalam suatu bangunan dapat mudah dihasilkan melalui sentuhan cat dengan warna dan tampilan akhir yang bervariasi. Untuk permukaan yang berbeda dibutuhkan jenis cat yang berbeda pula.

Oleh karena itu, di pasaran banyak ditawarkan beragam warna cat dan jenis cat, antara lain cat tembok, cat kayu, dan cat besi. Adapun empat unsur warna utama dalam formula cat yaitu resin, pigmen, tiner, dan zar aditif.

Baca Juga: Fungsi Cat Tidak Lebih dari Pelapis Dinding, Kenali Jenisnya

Mengutip dari buku 'A-Z Warna Interior: Rumah Tinggal' karya Wirania Swasty, Minggu (23/2/2020), Cat digunakan pula untuk melindungi permukaan besi dari karat, melindungi permukaan kayu dari kelapukan yang disebabkan rayap, serta melindungi tembok dari lumut dan jamur.

Menurut bahan dasarnya, ada dua jenis cat, yaiti berbahan dasar air dan cat berbahan dasar minyak. Sementara menurut tampilan akhirnya, jenis cat dibedakan menjadi glossy, matt, satin/silk, dan eggshell (kulit telur).

Cat merupakan bahan finishing yang paling populer, meskipun banyak alternatif bahan dan cara untuk memberi warna bangunan. Di samping murah, pengerjaannya pun mudah dan praktis serta lebih singkat.

Baca Juga: Trik Ngecat Dinding Rumah ala Profesional? Ikuti Cara Ini!

Bandingkan saja jika menutupi permukaan dinding dengan bahan keramik, selain membutuhkan keahlian pemasangan, waktu yang dibutuhkan pun tidak sesingkat pekerjaan mengecat.

Selain dinding dan langit-langit, lantai pun dapat diberi sentuhan cat jika dirasa bosan memakai bahan keramik. Lantai kayu atau lantai beton dapat diwarnai dengan cat semigloss untuk kesan alami. Bisa juga digunakan cat khusus untuk bidang horisontal.

Sebelum mengecat dinding, pastikan permukaannya kering dan bersih agar tidak cepat mengelupas. Jika ingin melakukan jeda pada saat pengecatan, usahakan selesaikan satu bidang.

Jangan menghentikan pengecatan di tengah-tengah bidang. Hal ini untuk menghindari perbedaan warna yang mungkin timbul.

Siapkan peralatan mengecat yang lengkap untuk mendukung proses pengecatan, seperti rol besar untuk bidang yang lebar, kuas kecil, ampelas, ember, dan sebagainya. Jangan mengecat pintu atau jendela dalam keadaan tertutup karena cat dapat menyebabkan daun pintu atau jendela melekat pada kusennya.

Percantik interior ruangan dengan pengaplikasian cat dekoratif. Berbagai eknik yang dapat diterapkan antara lain colour washing, combing, dragging, sponging, dan roller fidgeting.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini