nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Minta Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Percepat Belanja APBD

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 25 Februari 2020 15:42 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 25 20 2173874 jokowi-minta-mendagri-ingatkan-kepala-daerah-percepat-belanja-apbd-EWlouXQP37.jpg Jokowi Pimpin Ratas (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada seluruh Kementerian dan Lembaga (K/L) untuk segera mempercepat anggaran belanja. Secara khusus dirinya meminta kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk mempercepat belanja pemerintah daerah.

Baca Juga: Jokowi Kesal Pemda Tak Habiskan Dana Transfer Daerah Rp220 Triliun

Jokowi meminta agar Tito selalu mengingatkan agar Kepala Daerah segera merealisasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) nya masing-masing. Pasalnya, belanja pemerintah menjadi salah satu instrumen pendorong ekonomi di tengah ketidakpastian global akibat virus korona.

"Perlu saya ingatkan lagi agar kita semuanya Kementerian dan Lembaga mempercepat belanja. Dan untuk Mendagri sekali lagi saya mengingatkan agar diingatkan kepada Gubernur, Bupati dan Walikota agar segera merealisasikan belanja APBD-nya masing-masing" ujarnya dalam Rapat Terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Baca Juga: Fakta Menarik Jokowi Percepat Belanja Anggaran Kementerian

Selain itu, dirinya juga meminta agar dana desa segera dipercepat pencairannya. Hal tersebut agar masing-masing desa bisa menjalankan program kerjanya yang sudah direncanakan.

"Juga pastikan mengenai percepatan pencairan dana desa saya tahu beberapa sudah sampai di desa tetapi segera dorong agar mereka belanja sesuai dengan rencana yang sudah mereka miliki," ucapnya.

Sebagai informasi, pada tahun ini pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp72 triliun untuk dana desa. Angka ini mengalami kenaikan Rp2 triliun dari tahun sebelumnya yang hanya Rp70 triliun saja.

Untuk mendapatkan dana desa, ada empat syarat yang harus dipenuhi. Pertama adalah desa wajib membuat produk unggulan kawasan pedesaan, lalu yang kedua adalah desa wajib membuat embung desa.

Kemudian yang ketiga, desa diwajibkan untuk membuat Badan Usaha Milik Desa (BUMD). Dan terakhir adalah desa wajib dan diharuskan untuk membuat lapangan olahraga untuk desa.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini