nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imbas Virus Korona, Pemerintah Siapkan Rp72 Miliar untuk Influencer

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 25 Februari 2020 22:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 25 20 2174115 imbas-virus-korona-pemerintah-siapkan-rp72-miliar-untuk-influencer-SRuioR834b.jpg Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Okezone.com/Kemenko Perekonomian)

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp72 miliar utuk influencer. Anggaran ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanjar Negara (APBN) sebagai langkah mengantisipasi dampak virus korona di Indonesia.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, anggaran tersebut merupakan bagian dari insentif yang diberikan pemerintah untuk sektor pariwisata demi menangkal dampak 'infeksi' virus corona terhadap ekonomi domestik.

Baca Juga: Jadi Negara Maju, Luhut Pastikan RI Tetap Dapat Insentif Dagang dari AS

Selain itu, demi meredam dampak virus korona pemerintah juga menganggarkan dana Rp103 miliar untuk promosi dan kegiatan pariwisata sebesar Rp25 miliar.

Kemudian, pemerintah juga mengalokasikan dana sebesar Rp98,5 miliar untuk maskapai dan biro perjalanan. Dengan demikian, pemerintah menganggarkan dana tambahan khusus untuk sektor pariwisata tahun ini sebesar Rp298 miliar.

Baca Juga: Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Percepat Belanja Anggaran

"Ini ada alokasi tambahan sebesar Rp298 miliar terdiri dari maskapai, biro perjalanan ada diskon khusus sehingga ada insentif Rp98,5 miliar. Kemudian promosi, kegiatan pariwisata, dan influencer," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (25/2/2020).

Dengan gelontoran dana tersebut nantinya maskapai penerbangan akan diminta memberikan diskon sebesar 30% untuk wisatawan domestik. Diskon maskapai tersebut akan dimulai pada 1 Maret 2020.

Diskon tersebut diberlakukan untuk 10 tujuan wisata. Ke-10 destinasi wisata tersebut yakni Yogyakarta, Labuan Bajo, Danau Toba, Bangka Belitung, Batam, Bintan, Manado, Bali, Malang, dan Mandalika.

"Insentif pemerintah bersifat on top. Jadi kalau maskapai sudah berikan diskon, yang diberikan pemerintah itu tambahan diskon," ucapnya

Menurut Airlangga, pemerintah akan mengevaluasi dampak dari insentif yang diberikan pada tiga bulan akhir.Jika pengaruhnya signifikan untuk ekonomi, kebijakan tersebut berpotensi dilanjutkan.

"Nanti kami evaluasi lagi," kata Airlangga.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini