nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi dan Donald Trump Bakal Ketemu Bahas Ibu Kota Baru

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 25 Februari 2020 21:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 25 470 2174092 presiden-jokowi-dan-donald-trump-bakal-ketemu-bahas-ibu-kota-baru-9KqnqVJ3ma.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Okezone.com/Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan melakukan pertemuan dalam waktu dekat. Salah satu hal yang dibahas mengenai investasi di ibu kota baru yang berlokasi di Kalimantan Timur.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, ketertarikan AS terhadap proyek pemindahan ibu kota baru sudah disampikan oleh Jared Kushner dan Ivanka Trump sebagai penasehat Trump kepada dirinya saat berkunjung ke Washington DC beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Bertemu Presiden Jokowi, Menteri Lingkungan Korsel Tertarik dengan Ibu Kota Baru

"Mereka tertarik sekali dengan ibu kota baru dan ini akan jadi topik pembicaraan Jokowi dengan Trump," ungkap Luhut dalam diskusi dengan wartawan di kantornya, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Menurutnya, pertemuan itu memang menjadi inisiatif dari AS kepada Indonesia. Ketertarikan Trump juga tidak terlepas dari konsep pembangunan ibu kota negara dengan konsep ramah lingkungan. Bahkan, Jared bilang konsep tersebut sangat visioner.

Baca Juga: Banjir di Kalimantan, Bappenas: Itu Bukan Wilayah Ibu Kota Baru

"Pertemuan ini nanti kita tunggu pengumuman dari Menteri Luar Negeri. Kalau nanti resmi, diumumkan setelah AS-Asean Summit Meeting di Las Vegas," tambahnya.

Selain ibu kota negara, AS juga tertarik dengan program Sovereign Wealth Funds (SWF) atau lembaga pengelola dana abadi. Menurutnya, CEO U.S. International Development Finance Corporation (DFC) Adam Boehler menyatakan akan masuk ke SWF.

"DFC akan masuk ke Sovereign Wealth Funds itu," katanya.

Sekedar diketahui, SWF merupakan lembaga yang dimiliki negara. Lembaga ini mengelola investasi yang berasal dari kelebihan kekayaan negara atau sering disebut sebagai dana abadi.

Sumber pendanaannya berasal dari kekayaan negara bisa dari sumber daya alam yang diperbaharui maupun dari aset keuangan yang diinvestasikan. Pendanaan kekayaan negara ini pun tak terbatas hanya dari negara tersebut saja, melainkan bisa dari negara lainnya.

"SWF dan Ibu kota baru, akan jadi topik baru (yang dibahas Jokowi dan Trump)," katanya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini