Ingin Bisnis Budidaya Ikan Lele? Cek Dulu Lokasinya

Hansel Jevera, Jurnalis · Sabtu 29 Februari 2020 12:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 27 320 2175002 ingin-bisnis-budidaya-ikan-lele-cek-dulu-lokasinya-14kbgUxWMQ.jpg Budidaya Lele. (Foto: Okezone.com)

9. Fasilitas umum dan komunikasi tersedia

Sebuah usaha akan berjalan lancar dan mudah dilakukan bila tersedia sarana, terutama jalur distribusi keluar masuk lokasi budi daya, begitupun dengan transportasi umum. Selain itu, harus tersedia pula sarana komunikasi untuk melakukan hubungan dengan berbagai pihak terkait, misalnya telepon. Fasilitas umum yang tidak memadai merupakan masalah serius yang dapat menghambat budi daya lele.

10. Aspek teknis dan tenaga kerja mendukung

Usaha dengan hasil maksimal tidak dapat terwujud jika bukan dilakukan oleh ahlinya . Bila ada masalah, tidak ada yang bisa menanganinya secara professional sehingga usaha yang dilakukan terbengkalai. Tanpa dukungan teknis memadai, budi daya lele tidak akan berhasil. Oleh karena itu, peternak harus menguasai tekniknya dari berbagai aspek, mulai dari aspek biologis, teknis pembenihan, pendederan, pembesaran, penanggulangan hama dan penyakit, penyediaan pakan, serta panen dan pascapanen.

Diperlukan pula tenaga kerja yang jeli melihat dan memanfaatkan peluang pasar yang ada. Tenaga ahli yang di maksud bisa peternak itu sendiri yang telah banyak membaca atau mengikuti berbagai pelatihan lele. Bisa juga orang lain yang memang sudah biasa berkecimpung di dunia lele.

Sebagai gambaran untuk memproduksi benih lele di lahan 1.000m2, dibutuhan 3 orang tenaga kerja. Namun, untuk melakukan pembesaran lele di lahan 1.000m2 cukup dibutuhkan 2 orang pekerja. Jumlah pekerja pada pembesaran lele lebih sedikit karena ketiatannya tidak serumit pembenihan.

11. Budi daya lele di keramba

Budi daya lele juga bisa dilakukan di keramba jaring apung. Lokasinya bisa di sungai, waduk, saluran irigasi, atau danau. Untuk lokasi di sungai atau saluran irigasi, yang penting lahannya tidak curam, dekat rumah sehingga mudah di kontrol. Lebar sungai atau saluran irigasi antara 3-5 m dengan kedalaman 30-60 cm. Sungai atau saluran irigasi yang digunakan tidak terlalu banyak batu sehingga keramba mudah di pasang. Kelebihan keramba adalah kemudahan dalam

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini