Teka-teki Pimpinan Badan Otorita Ibu Kota Baru

Vania Halim, Jurnalis · Senin 02 Maret 2020 07:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 01 470 2176414 teka-teki-pimpinan-badan-otorita-ibu-kota-baru-8spNQnyb3c.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini sedang memfinalisasi figur yang akan menjadi Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN). Pembentukan Badan Otorita Ibu Kota Negara akan tertuang dalam Peraturan Presiden.

Nantinya Badan Otorita Ibu Kota Negara bertanggung jawab penuh mengenai pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur. Badan Otorita akan mengurusi mulai desain hingga investasi di ibu kota baru.

"Mungkin Presiden Jokowi sekarang lagi memfinalisasi siapa Menteri/Kepala Otorita Ibu Kota," ujar Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan

Berikut Okezone sudah mengumpulkan fakta Badan Otorita Ibu Kota Baru, Jakarta, Senin (2/3/2020) :

1. Akan Dipimpin  Pejabat Setingkat Menteri

 

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Badan Otorita yang mengawal pemindahan ibu kota negara (IKN) bakal dipimpin oleh pejabat setingkat menteri. Di mana peraturan presiden (perpres) yang menjadi payung hukum pembentukan lembaga tersebut sedang digodok.

"Badan Otorita ini setingkat menteri. Dan (Nomenklaturnya) Menteri/Kepala Otorita Ibu Kota Indonesia," ungkap Luhut.

 

2. Diatur dalam Perpres

 

Guna memenuhi harapan agar pemindahan ibu kota negara tidak sekadar sebagai perpindahan kantor pemerintahan, tetapi ada sebuah transformasi, akan dibentuk Badan Otorita Pembangunan Ibu kota Baru. Badan ini setingkat menteri.

“Itu akan segera di Perpres (Peraturan Presiden)-kan, karena proses di tingkat antar kementerian sudah selesai,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasioal (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa.

3. Pembentukan Tim Khusus Pemindahan Ibu Kota

Selain badan otorita, pemerintah juga tengah menyiapkan tim khusus pemindahan ibu kota baru. Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pihaknya bersama dengan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa dan Menparekraf, Wishnutama Kusubandio sepakat untuk membentuk tim untuk memfinalisasi masalah penyiapan ibu kota baru.

"Nah ketuanya kami minta pak Menteri Bappenas. Jadi nanti kami semua lapor ke dia. Nah hari Rabu pekan depan, beliau akan laporan ke kami. Dari situ baru nanti kita lapor ke Presiden Jokowi," jelas Luhut Binsar Pandjaitan.

Tim ini nantinya bertugas untuk memfinalisasi semua hal. Di mana telah diketahui data sudah banyak.

4. Pertemuan Jokowi dengan Tony Blair dan Masayoshi Son

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan delegasi Institute for Global Change Tony Blair serta CEO Softbank Masayoshi Son. Kedatangan kedua tokoh tersebut untuk membahas pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.

Jokowi menyampaikan terima kasih atas kesediaan Tony Blair dan Masayoshi Son sebagai penasihat Pemindahan Ibu Kota Negara. “Saya senang menerima kunjungan anda berdua untuk membahas lebih lanjut rencana pengembangan Ibu Kota Negara baru Republik Indonesia,” ujar Presiden Jokowi.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi yakin bahwa kerja sama yang kuat ini akan menjadikan pembentukan ibu kota modern yang ramah lingkungan. Usai menyampaikan pengantar, Presiden mengajak Tony Blair dan Masayoshi Son untuk berdiskusi lebih lanjut di Veranda, Istana Merdeka.

5. Tony Blair Sebut Pemindahan Ibu Kota RI Istimewa

Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair menyampaikan bahwa proyek perpindahan ibu kota negara Indonesia akan menjadi sangat istimewa karena cara pengembangannya memberikan penekanan khusus pada aspek kebersihan dan penghijauan.

“Melakukan hal terbaik untuk lingkungan namun juga ibu kota baru tersebut memungkinkan ekonomi negara secara keseluruhan untuk pembangunan dan pertumbuhan,” ujar Tony Blair.

6. Masayoshi Son Pastikan Kecanggihan Ibu Kota Baru Indonesia

CEO Softbank Masayoshi Son menyampaikan bahwa pertemuan dengan Presiden dan para menteri lain berlangsung dengan sangat baik.

“Saya pikir ibu kota baru ini akan menjadi ibu kota abad ke-21 pertama, dengan banyak teknologi baru, dengan AI, IoT dan teknologi-teknologi tinggi,” kata Masayoshi.

Dia juga sependapat dengan Tony Blair bahwa Ibu Kota baru nanti akan banyak sekali ruang terbuka hijau yang bagus untuk lingkungan, bersih, baik untuk masyarakat, langit biru yang indah, dan masyarakat dapat hidup di lingkungan yang aman dan bersih.

“Jadi saya berharap proyek ibu kota ini akan benar-benar datang untuk membuat hidup orang lebih bahagia,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini