Begini Ketatnya Pencegahan Virus Korona di Bandara

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 06 Maret 2020 19:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 06 320 2179412 begini-ketatnya-pencegahan-virus-korona-di-bandara-ucSIxa4vp8.jpg Virus Korona (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) terus melakukan langkah-langkah antisipasi terhadap wabah virus korona di bandara yang dikelolanya. Apalagi, saat ini virus korona sudah masuk ke Indonesia.

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, penanganan masalah virus korona di sejumlah bandara terus diintensifkan. Bahkan pemeriksaan sudah dilakukan sejak penumpang mendarat di Bandara.

Baca Juga: Korean Air Stop Penerbangan ke Bali, AP I Mulai Hitung Kerugian

Jika suhu tubuh di atas 38 derajat celcius, maka penumpang langsung dipisahkan dan dilakukan pemeriksaan lanjutan. Namun jika suhu tubuh di bawah 38 derajat celcius, maka penumpang dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan.

"Ketika mendarat diperiksa thermal scanner, untuk suhu penumpang di bawah 38 derajat celcius bisa lewat," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Baca Juga: Penerbangan China-Bali Distop, AP I Kehilangan Rp48 Miliar

Selain itu lanjut Faik, pihaknya juga meminta kepada penumpang untuk mengisi kartu yang menyatakan jika penumpang tersebut dalam keadaan sehat. Langkah ini juga dilakukan untuk mendeteksi history perjalanan penumpang

Faik mengatakan petugas akan memeriksa lebih lanjut terhadap penumpang yang pernah mengunjungi kota-kota tertentu meskipun tubuhnya di bawah 38 derajat celcius. Apalagi jika penumpang pernah mengunjungi beberapa negara yang dianggap merah karena virus korona.

Selian itu lanjut Faik, pihaknya juga bakal melakukan penyemprotan disinfektan juga secara rutin dilakukan terhadap sejumlah area seperti garbarata, area bagasi, hingga konter check ini untuk memastikan tidak ada virus.

"Untuk peningkatan kewaspadaan kita juga memastikan melakukan proses disinfektan, terutama di seluruh area yang banyak dikunjungi pengunjung," kata Faik.

Perseroan juga telah menyiapkan cairan pembersih tangan di tempat strategis untuk mengurangi kemungkinan penyebaran virus. AP I juga telah mewajibkan seluruh petugas bandara menggunakan masker, kaca mata pelindung, dan sarung tangan. Kata Faik, para petugas memerlukan alat perlengkapan kesehatan lantaran bersinggungan langsung dengan para penumpang.

Faik menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan di setiap bandara guna mengoptimalkan sumber daya manusia (SDM) agar tidak terjadi penumpukan penumpang dalam menjalani proses pemeriksaan kesehatan.

"Sejauh ini berjalan dengan baik. Sempat terjadi ada suspect penumpang dari Jepang, sudah kita tangani dan diproses KKP di bandara. Kita benar-benar tingkatkan kewaspadaan secara maksimum," kata Faik

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini