Jadi Jubir Sri Mulyani, Mantan Bos LMAN Diminta Tangkal Hoax

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 09 Maret 2020 13:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 09 213 2180408 jadi-jubir-sri-mulyani-mantan-bos-lman-diminta-tangkal-hoax-G676rD2dMl.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com/Giri)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik 6 pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Keuangan. Salah satunya adalah melantik Mantan Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Rahayu Puspasari sebagai Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kementerian Keuangan menggantikan Nufransa Wira Sakti.

Sri Mulyani meminta kepada Rahayu Puspasari untuk meningkatkan komunikasi kepada semua instansi. Dirinya juga meminta kepada Puspa untuk menangkal berita-berita bohong (hoax) tentang keuangan negara.

Baca Juga: Uang Dolar AS dari China Akan Dikarantina hingga 10 Hari

"Saya minta bu Puspa bisa ambil estafet kepemimpinan untuk meningkatkan semua konstitusi dan tanggung jawab yang kita lakukan. Kontestasi dalam informasi begitu banyak dan itu juga kreatif. Bahkan full timer untuk membuat hoax. Sehingga kita harus mampu menangkal itu, kadang cara mereka bisa menangkal itu. Melaui WA group, pake youtube, berbagai hal bisa dilakukan," ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (9/3/2020).

Menurut Sri Mulyani, saat ini komunikasi tidak lagi melalui iklan di koran saja. Akan tetapi dari semua jalur komunikasi dari mulai sosial media, website hingga komunikasi yang ada di luar jangkauan lainnya (Out Reach).

Baca Juga: Lagi Sakit, Sri Mulyani Enggan Berjabat Tangan dengan Pejabat Kemenkeu

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga menyebut saat ini komunikasi memasuki pada era yang sangat menantang. Oleh karena itu dirinya meminta agar Puspa bisa membaca situasi dan juga harus komunikatif.

"Kita gak boleh goyah, kita tahu apa yang harus dikomunikasikan dan tahu cara apa yang harus ditempuh.

"Memformulasi dan merespons tepat waktu dan tepat kualitas, tidak selalu dalam bentuk fire fighter. Kita harus membaca situasi. Dan untuk itu harus komunikatif untuk tidak berpikir terkotak, itu yang saya katakan leadership," jelas Sri Mulyani

Dirinya berharap di bawah kepemimpinan dari Puspa, bisa lebih berkembang secara efektif. Sehingga, nama dari Kementerian Keuangan pun akan harum dengan sendirinya karena kinerja dan komunikasi yang baik.

"Saya percaya Ibu Puspa bisa melakukan hal tersebut.

Omnibus perpajakan, ditambah dinamika risiko dan legislasi yang kita bahas, nambah aspek leadership. Pak Frans tolong sampaikan ilmu ke Ibu Puspa agar KLI bisa berkembang secara efektif dan terbaik dari Kemenkeu," kata Sri Mulyani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini