nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kolaborasi Kemenristek dan MNC x Kolega Hasilkan Startup Baru

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 12 Maret 2020 20:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 12 320 2182443 kolaborasi-kemenristek-dan-mnc-x-kolega-hasilkan-startup-baru-CSDdrZBYfE.jpg MNC x Kolega berasama Kemristek (Foto: Okezone.com/Giri Hartomo)

JAKARTA - Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) melaunching program startup inovasi Indonesia. Program ini merupakan rebranding dari Program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) yang dilaksanakan pada periode 2015-2019.

Staf Khusus Kemenristek/BRIN Danang Rizki Ginanjar mengatakan pemerintah berkeinginan untuk menghasilkan start up-start up baru agar bisa berkontribusi lebih besar pada perekonomian. Di sisi lain, pemerintah juga ingin membuat start up kecil untuk bisa naik kelas dengan omzet Rp1 miliar.

 Baca juga: Percepat Pertumbuhan Startup di Indonesia, Grab Ventures Velocity Batch 3 Segera Hadir

"Semenjak 2015-2019 kemenristek udah mendanai 1.307 perusahaan pemula berbasis teknologi. Dari 1.307 sudah menjadi startup unggulan beromzet lebih dari Rp1 miliar," ujarnya saat ditemui dalam acara yang diselenggarakan di MNC x Kolega, Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Menurut Danang, ke depan pemerintah akan lebih berperan aktif lagi dalam menciptakan startup unggulan yang berasal dari rakyat. Misalnya dengan memberikan bantuan biaya dan juga pendampingan.

 Baca juga: Eks Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara Jadi Presiden Komisaris OVO

"Yang kami tawarkan bukan hanya sekedar pendanaan, namun juga pendampingan kurang lebih hampir 1 tahun," lanjut Danang.

Untuk tahun ini lanjut Danang, pendaftaran untuk SII sudah dibuka. Pendaftaran akan berakhir pada tanggal 20 Maret 2020.

"Ideation, concepting, commitment, validation, dan scaling up, tahapan-tahapan ini diperlukan supaya startup bisa tumbuh besar," kata Danang.

 Baca juga: Ingin Kembangkan Startup Tapi Tak Punya Dana? Ini Solusinya

Ada beberapa kategori yang disediakan oleh pemerintah. Misalnya kategori Startup, kesempatan pembiayaannya up to Rp500 juta. Kategori ini terbuka untuk umum, asal produknya siap komersial, sudah diinkubasi, fokus pada akses pasar, dan pengembangan bisnis.

Kategori selanjutnya adalah Scaleup yang maksimal pembiayaannya mencapai Rp1 miliar. Syaratnya mereka harus ikut salah satu kategori sebelumnya, memiliki pertumbuhan bisnis, beromset besar, memiliki kemitraan dengan investor, fokus pada ekspansi pasar dan peningkatan kapasitas produksi

"Ada kategori Pra-startup, kesempatan pembiayaannya up to Rp250 juta, ini untuk mahasiswa, dengan syarat, mereka harus diusulkan oleh lembaga inkubator perguruan tinggi, telah memiliki prototipe, fokus pada validasi produk dan validasi pasar," ucap Danang.

Sementara itu Co-founder MNC x Kolega Adli Sudjatmiko mengaku senang bisa memfasilitasi calon-calon startup untuk sharing di co working spacenya.

"Apa yang di sini membuat ekositem bukan hanya startup tapi korporasi. Jadi kita ingin membuat ekosistem coworking ini untuk menssuport," jelasnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini