nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wisma Atlet Kemayoran Jadi Tempat Isolasi Pasien Positif Corona

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 18 Maret 2020 14:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 18 470 2185238 wisma-atlet-kemayoran-jadi-tempat-isolasi-pasien-positif-corona-mCrIhkcP7o.jpg Wisma Atlet Kemayoran Jadi Tempat Isolasi Pasien Virus Corona. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah bakal mengkonversi Wisma Atlet bekas Asian Games di Kemayoran, Jakarta sebagai tempat isolasi pasien positif virus corona atau Covid-19. Hal ini pun bakal dikoordinasikan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemerintah akan menyiapkan tempat isolasi untuk pasien positif virus corona. Tempat tersebut adalah Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Baca Juga: Plus Minus Lockdown bagi Industri di Tengah Ancaman Corona

"BNPB mengkoordinasikan pemanfaatan Wisma Atlet yang akan dikonversi menjadi tempat isolasi bagi pasien yang positif virus corona, tetapi bagi mereka yang tidak membutuhkan dukungan tenaga medis atau rumah sakit," ujar Sri Mulyani dalam video conference di YouTube, Rabu (18/3/2020).

Menurut Sri Mulyani, tempat isolasi ini penting supaya pasien positif virus corona bisa mengisolasi diri dan tidak menularkan kepada orang lain. Maka dari itu, bila meliat tempat yang paling siap dengan segala fasilitasnya adalah Wisma Atlet.

Baca Juga: Cuti Bersama Ditambah, Menperin: Produktivitas Industri Terganggu

"Wisma Atltet yang kemarin digunakan untuk Asian games di Kemayoran masih belum digunakan sehingga menjadi tempat yang paling siap dari sisi fasilitas, listrik, air, tempat tidur ada di sana," ujarnya.

Dia melanjutkan, pelaksaan isolasi ini pun akan dilakukan BNPB. "Jadi sekarang kita meminta BNPB melaksanakan bagaimana mereka jadi tempat isolasi," ujarnya.

Sebelumnya, pasien positif virus corona (Covid-19), bertambah 38 menjadi 172 orang, berdasarkan pengumuman Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, Selasa (17/3/2020). Jumlah pasien sebelumnya berjumlah 134 orang.

Sementara itu, jumlah pasien positif yang meninggal berjumlah 5 orang. “Sehingga 172 kasus, di mana meninggal tetap 5 orang,” ucapnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini