nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BUMN Keroyokan Sulap Wisma Atlet Jadi Rumah Sakit Khusus Corona

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 19 Maret 2020 17:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 19 470 2185989 bumn-keroyokan-sulap-wisma-atlet-jadi-rumah-sakit-khusus-corona-Dct0AVodPl.jpg Wisma Atlet Jadi Tempat Isolasi Pasien Virus Corona. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan 2 tower atau sekitar 2.000 kamar Wisma Atlet Kemayoran untuk penanganan virus corona. Nantinya, 2 tower ini akan disulap menjadi rumah sakit darurat oleh pemerintah dan juga perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, PT Hotel Indonesia Natour (Persero) akan ditunjuk sebagai pihak yang mengatur manajemen kamar wisma atlet tersebut. Karena pemerintah menginginkan agar seluruh fasilitas dan pelayanannya baik.

Baca Juga: Negatif Corona, Sri Mulyani Berikan Contoh Work from Home Lewat Teleconference

"Pak Menteri BUMN (Erick Thohir) minta Hotel Indonesia (HIN) untuk manage wisma atlet supaya bagus manajemennya, untuk kamarnya sama aja kebersihan sama saja, karena 2000 kamar yang dikelola. Sanitasi juga mereka yang kelola," ujarnya dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Sementara untuk pengadaan alat kesehatannya bakal didukung oleh 25 perusahaan BUMN. Hanya saja dirinya belum bisa menyebutkan kebutuhan dananya sebab masih dalam perhitungan.

Baca Juga: Virus Corona Berdampak ke Ekonomi, Akankah Stagflasi?

Adapun 25 perusahaan palt merah tersebut terdiri dari Telkom, PT Pertamina (Persero), Bank BRI, Semen Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Bank BTN, Bank BNI, Bank Mandiri. Lalu ada juga PT Antam (Persero), PT PLN (Persero), PT Bukit Asam (Persero), PT PGN Tbk, PT Wijaya Karya (Persero), Pelindo I, Pelindo II, Angkasa Pura II, Angkasa Pura I, Hutama Karya, Pegadaian, PT Pupuk Indonesia, PT Jasa Marga (Persero), Garuda Indonesia, Jasa Raharja, PT Pelindo III, dan PT Waskita Karya.

"Pengadaan peralatan kesehatan di wisma atlet dari anggaran CSR 25 BUMN itu perintah pak Menteri. Lagi dihitung angkanya. Kebutuhannya masih dihitung," kata Arya.

Sementara untuk tenaga kesehatannya, akan disupport dari holding rumah sakit BUMN. Di samping itu, pemerintah juga membuka lowongan voluntir untuk tenaga medis dan non medis untuk ikut serta dalam penanganan virus corona ini

"Kemudian untuk tenaga kesehatan Dokter dan sebagainya akan disupport dari induk holding rumah sakit bumn IHC dan disupport oleh TNI. kita juga akn buka ruang tenaga medis turun bersama menangani ini," kata Arya.

Sedangkan untuk pembangunannya, nantinya akan dilakukan oleh perusahaan konstruksi plat merah. Seperti PT PP (Persero), PT Waskita Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) dan PT Wijaya Karya (Persero) dengan menggunakan anggaran pemerintah.

"Dikerjakan oleh BUMN karya PT PP, Waskita Karya, Adhia Karya, Wijaya Karya,mereka bagi bagi. biayanya dari pemerintah," kata Arya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini