nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mark Dynamics Bakal Buyback Saham Rp15 Miliar

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 24 Maret 2020 13:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 24 278 2188169 mark-dynamics-bakal-buyback-saham-rp15-miliar-cfhI1h87gm.jpg Buyback Saham (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) senilai sebanyak-banyaknya Rp15 miliar.

Mark Dynamics menunjuk PT Panin Sekuritas Tbk untuk melakukan buyback saham perseroan. Adapun buyback akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia pada periode 23 Maret 2020 hingga 23 Juni 2020

"Buyback tersebut akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh manajemen MARK. Yang pasti, pembeliannya akan dilakukan pada harga yang merujuk pada ketentuan yang berlaku," kata Presiden Direktur Mark Dynamics Ridwan Goh dalam keterbukaan informasi BEI, Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Rencananya, dana yang akan digunakan untuk buyback sebanyak-banyaknya sebesar Rp15 miliar dengan mengandalkan kas internal perseroan.

Jumlah ini sudah termasuk biaya komisi pedagang perantara maupun biaya-biaya lainnya yang berkaitan dengan buyback.

Ridwan Goh menjelaskan bahwa rencana buyback perseroan telah sejalan dengan ketentuan yang berlaku dalam peraturan otoritas jasa keuangan (POJK) menimbang kondisi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta kondisi perekonomian nasional dan regional yang ada.

Seperti diketahui, OJK mengizinkan semua emiten atau perusahaan publik melakukan pembelian kembali (buyback) saham tanpa terlebih dahulu memperoleh persetujuan rapat umum pemegangsaham (RUPS).

Kebijakan yang bertujuan untuk memberi stimulus perekonomian dan mengurangi fluktuasi pasar tersebut didasari oleh tren penurunan IHSG yang mencapai 18,46% sejak awal tahun hingga surat edaran dikeluarkan, serta kondisi perekonomiann asional dan regional yang mengalami perlambatan seiring merebaknya wabah virus corona (Covid-19) yang diidentifikasi sebagai kondisi lain dalamperaturan OJK.

Dengan asumsi maksimum penggunaan dana sebesar Rp15 miliar, perseroan memproyeksikan ekuitas perseroan akan menjadi sebesar Rp261,5miliar, apabila menggunakan laporan keuangan kuartal III 2019.

Perseroan berkeyakinan bahwa buyback yang dilakukan tidakakan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha perseroan, sebab perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha perseroan.

“Berkenaan dengan transaksi tersebut, maka dampak terhadap biaya operasional perseroantidakakan material, sehingga laba rugi diperkirakan masih sejalan dengan target perseroan,” terang Ridwan Goh.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini