nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ojol Ditagih Debt Collector? Lapor ke Sini

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 29 Maret 2020 09:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 29 320 2190645 ojol-ditagih-debt-collector-lapor-ke-sini-CQ8VM4uF6Y.jpg Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang perbankan atau perusahaan pembiayaan menggunakan jasa debt collector untuk menagih kredit ke debitur yang terdampak virus corona. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan informasi mengenai tata cara pengajuan keringanan kredit bank dan pinjaman leasing yang terdampak covid-19.

Masyarakat terutama debitur diminta tidak mudah percaya dengan informasi yang bersifat hoax, termasuk melaporkan kepada bank/leasing jika ada pihak debt collector yang melakukan teror/tidak sesuai ketentuan.

Baca Juga: OJK Minta Penagihan Kredit Macet Satu Tahun ke Depan Tak Pakai Debt Collector

“Dapat juga dilaporkan ke OJK telepon 157, WA 081 157 157 157 atau email konsumen@ojk.go.id dengan menyebutkan nama, perusahaan bank/leasing, dan masalah yang dihadapi. Keringanan kredit/leasing ini dilakukan dengan penuh tanggungjawab oleh para pihak baik debitur dan bank/leasing,” kata Juru Bicara OJK Sekar Putih dalam keterangan tertulis, Minggu (19/3/2020).

Adapun keringanan kredit selama 1 tahun ini diutamakan bagi Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM), pengemudi ojek online yang memiliki tanggungan kredit motor dan pengemudi taksi online yang memiliki kredit mobil. Bahkan Presiden melarang perbankan atau leasing menagih menggunakan jasa debt collector kepada pihak tersebut.

Baca Juga: 6 Cara Bank Beri Kelonggaran Kredit UMKM, dari Turunkan Bunga hingga Perpanjangan Waktu

Sekar Putih menjelaskan, mengenai keringanan kredit tersebut, masyarakat tidak perlu mendatangi perbankan atau perusahaan leasing untuk menanyakan detailnya. Hal ini dilakukan demi menjaga phisycal distancing di tengah meluasnya virus corona.

“Tidak perlu datang, tunggu dan ikuti pengumuman yang akan disampaikan bank atau leasing melalui website atau call center resmi,” kata dia.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini