Ojol Bisa Lapor ke OJK jika Tetap Ditagih Debt Collector

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 30 Maret 2020 06:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 29 320 2190875 ojol-bisa-lapor-ke-ojk-jika-tetap-ditagih-debt-collector-HVeYKQnT96.jpg Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Perbankan atau perusahaan pembiayaan dilarang menggunakan jasa debt collector untuk menagih kredit ke debitur yang terdampak virus corona. Sebab, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan informasi mengenai tata cara pengajuan keringanan kredit bank dan pinjaman leasing yang terdampak covid-19.

OJK meminta masyarakat terutama debitur diminta tidak mudah percaya dengan informasi yang bersifat hoax, termasuk melaporkan kepada bank/leasing jika ada pihak debt collector yang melakukan teror/tidak sesuai ketentuan.

“Dapat juga dilaporkan ke OJK telepon 157, WA 081 157 157 157 atau email konsumen@ojk.go.id dengan menyebutkan nama, perusahaan bank/leasing, dan masalah yang dihadapi. Keringanan kredit/leasing ini dilakukan dengan penuh tanggungjawab oleh para pihak baik debitur dan bank/leasing,” kata Juru Bicara OJK Sekar Putih dalam keterangan tertulis, Minggu (19/3/2020).


Baca Selengkapnya: Ojol Ditagih Debt Collector? Lapor ke Sini

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini