nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Swasta Boleh Tes PCR Corona di Bawah Koordinasi Erick Thohir

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 30 Maret 2020 17:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 30 320 2191334 swasta-boleh-tes-pcr-corona-di-bawah-koordinasi-erick-thohir-NbfcL8aW3i.jpg Virus Corona (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo mempersilahkan untuk swasta melakukan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR). Hal untuk mengatasi masalah keterbatasan fasilitas kesehatan untuk mendeteksi virus corona.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan, meskipun swasta diperbolehkan untuk melakukan tes PCR, hanya saja tetap dalam pengawasan pemerintah. Nantinya, tes PCR yang dilakukan swasta akan dikoordinasikan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Menyangkut keterbatasan fasilitas yang ada terutama alat tes kesehatan, untuk deteksi positif atau negatif, pak Presiden Jokowi telah memberi arahan dibenarkan untuk swasta melakukan PCR di bawah koordinasi Kementerian BUMN,” ujarnya dalam telekonferensi, Senin (30/3/2020).

Menurut Doni, nantinya Menteri BUMN Erick Thohir akan mengatur siapa saja yang bisa melakukan tes. Selain itu, Erick juga bakal memastikan jika tes yang dilakukan akan sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan.

“Sehingga pak Menteri BUMN akan mengatur lebih lanjut siapa saja yang boleh berpartisipasi, mengingat keterbatasan lembaga penelitian di daerah, maka solusi tercepat melibatkan swasta tentu dengan standar kesehatan yang sesuai Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta agar perlindungan tenaga kesehatan menjadi prioritas utama dalam penangan virus corona. Apalagi para tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam menangani virus corona.

Jokowi meminta agar para pekerja medis ini diberikan peralatan perlindungan yang memadai. Sehingga para tenaga medis bisa bekerja dengan tenang dan aman dalam memberikan perawatan pada pasien corona.

Selain Jokowi juga meminta agar ketersediaan obat harus benar-benar terjaga. Selain itu, peralatan kesehatan seperti masker hingga hand sanitizer juga harus mencukupi di rumah sakit-rumah sakit.

“Saya ingin menekankan beberapa hal. Pertama perlindungan tenaga kesehatan, penyediaan obat, betul-betul harus jadi prioritas utama. Pastikan bahwa seluruh dokter tim bekerja aman dengan peralatan yang memadai,” kata Jokowi.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini