nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alasan Pemerintah Kembali Berikan Subsidi Selisih Bunga untuk Kredit Rumah Murah

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 31 Maret 2020 18:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 31 470 2191971 alasan-pemerintah-kembali-berikan-subsidi-selisih-bunga-untuk-kredit-rumah-murah-LNnk6RtZdR.jpg Keringanan Cicilan Kredit Rumah Murah. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah kembali menghediupkan Subsidi Selisih Bunga (SSB) untuk Kredit Pemilikan Rumah. Hal ini sebagai salah satu kebijakan pemerintah dalam penanganan dampak ekonomi Covid-19. 

Lantas kenapa SSB KPR kembali diadakan?

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan, SSB memang pada tahun ini tidak ada karena dianggap menjadi beban fiskal. Di mana subsidi yang diberikan selama 20 tahun membuat pemerintah harus mengalokasikan anggaran untuk SSB.

Baca Juga: Syarat Dapatkan Bantuan Kredit Rumah di Tengah Wabah Corona

"Akhirya dihentikan dengan harapan kita bisa bertumpu ke FLPP," jelasnya, dalam telekonferensi, Selasa (31/3/2020).

Namun dengan kondisi di tengah wabah virus corona, penambahan FLPP tidak secepat yang diharapkan pemerintah. Maka dari itu, kemudian diputuskan untuk menghidupkan kembali SSB untuk pembayaran angsuran KPR dengan suku bunga sebesar 5% per tahun selama 10 tahun.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Rp1,5 Triliun Bantu Kredit Rumah Murah

"Kenapa tidak 20 tahun? Beban fiskal kita terlau lama, jadi disepakati 10 tahun," tuturnya.

Dengan SSB KPR Ini, pembayaran angsuran KPR dengan suku bunga sebesar 5% per tahun selama 10 tahun.

”Pemerintah akan membayarkan subsidi sebesar selisih angsuran dengan suku bunga pasar dari perbankan dengan angsuran yang dibayar debitur/nasabah. Khusus untuk pembelian rumah tapak, MBR akan mendapatkan manfaat tambahan yaitu pemberian sebagian uang muka KPR melalui SBUM sebesar Rp4.000.000, dan untuk Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat sebesar Rp10.000.000,” ujarnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini