nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BPJS Kesehatan Dapat Tambahan Subsidi Rp75 Triliun dari Sri Mulyani

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 01 April 2020 14:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 01 20 2192378 bpjs-kesehatan-dapat-tambahan-subsidi-rp75-triliun-dari-sri-mulyani-xJuk8pnySA.jpg BPJS Kesehatan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bakal mendapatkan tambahan subsidi sebesar Rp75 triliun. Tambahan subsidi itu nantinya akan diambil dari tambahan anggaran Rp405,1 triliun untuk penanganan virus corona.

Menurut Sri Mulyani, tambahan subsidi ini sangat penting bagi keuangan BPJS Kesehatan. Apalagi kenaikan iuran untuk peserta mandiri ini batal naik setelah adanya keputusan dari Mahkamah Agung (MA).

Baca Juga: Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik, Jokowi: Berdampak ke Pelayanan Pasien Corona

"Rinciannya, Rp75 triliun di bidang kesehatan mencakup tambahan subsidi BPJS akibat dicabutnya pasal mengenai penaikan tarif untuk pekerja bukan penerima upah," ujarnya dalam telekonferensi, Rabu (1/4/2020).

Sri Mulyani berharap agar BPJS Kesehatan bisa segera membayarkan tunggakan ke seluruh rumah sakit. Sehingga pelayanan kesehatan di tengah virus corona ini tetap berjalan dengan baik.

Baca Juga: Pasien Virus Corona Bakal Dicover BPJS Kesehatan

"Dengan demikian kita berharap BPJS bisa membayarkan seluruh tagihan ke rumah sakit, karena rumah sakit adalah garda terdepan dalam menghadapi Covid-19," kata Sri Mulyani.

Selain untuk BPJS, anggaran tersebut juga merupakan insentif yang diberikan pemerintah untuk tenaga medis yang meliputi di daerah dan pusat. Insentif ini akan diberikan selama enam bulan terhitung bulan April

"132 rumah sakit rujukan itu mencakup rumah sakit yang dikelola pusat dan daerah. Dokter spesialis Rp15 juta per bulan dokter biasa Rp10 juta, perawat Rp7,5 juta, tenaga kesehatan lainnya dan bidang administrasi lainnya Rp5,5 juta. Ini diberikan selama enam bulan termasuk santunan kematian untuk tenaga kesehatan sebesar Rp300 juta per orang," kata Sri Mulyani

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga menyebut, pemerintah akan mencadangkan anggaran sebesar Rp65 triliun untuk pembelian alat-alat kesehatan. Selain itu, anggaran itu juga akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit di Pulau Galang.

"Untuk mengupgrade rumah sakit agar mereka mampu menangani eskalasi dari Covid-19, termasuk pembangunan rumah sakit di Pulau Galang, termasuk Wisma Atlet yang jadi tempat isolasi," kata Sri Mulyani.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini