nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasang Harga Rp120/Saham, Perusahaan Ini Tetap IPO di Tengah Goncangan Covid-19

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 01 April 2020 12:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 01 278 2192302 pasang-harga-rp120-saham-perusahaan-ini-tetap-ipo-di-tengah-goncangan-covid-19-sGrXPjXYnq.jpg (Foto: Heru H/Okezone)

JAKARTA - Di tengah kondisi pasar modal dan ekonomi yang kurang kondusif akibat virus corona atau covid-19, perusahaan pergudangan PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera mengincar dana Rp156 miliar melalui penawaran saham perdana (initial public offering/IPO).

Pasar yang kurang kondusif tercermin dari turunnya harga saham dan berdampak pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak awal tahun hingga 27,85% pada akhir pekan lalu.

Direktur Utama Bumi Benowo Sukses Sejahtera Felix Soesanto mengatakan, target tersebut didapatkan setelah perseroan menetapkan harga penawaran Rp120 per lembar terhadap maksimal penerbitan 1,3 miliar (27%) saham baru yang rencana akan dilaksanakan dalam IPO tersebut.

 

Perseroan sudah mendapatkan pernyataan efektif IPO dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan masih menawarkan sahamnya dalam periode penawaran umum hingga 7 April. Perseroan memprediksi tanggal pencatatan sahamnya di bursa pada 14 April.

“Dari dana tersebut, perseroan akan mengalokasikan sebesar 75% di antaranya untuk membeli tanah seluas 58.719 meter persegi di Kebomas, Gresik, di Jawa Timur, dan sisa dananya akan digunakan untuk modal kerja,” ujar Felix dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/4/20).

Pembelian tanah yang akan dilakukan perseroan merupakan upaya untuk menambah persediaan lahan (landbank) dan nantinya akan dibangun menjadi pergudangan. Pada tahun 2019, perseroan juga baru saja menambah landbank sebanyak 6.683 meter persegi dan 2.250 meter persegi sehingga nanti setelah IPO total landbank Bumi Benowo menjadi sekitar 10 hektare.

Selain menerbitkan saham baru, perseroan juga menerbitkan 650.000 waran sebagai pemanis (sweetener) bagi investor IPO perseroan. Waran tersebut diberikan dengan rasio 2:1 atau berarti setiap pemilik 2 lembar saham ajan mendapatkan 1 waran. Waran tersebut akan diterbitkan dengan harga pelaksanaan Rp200 dan dapat dieksekusi oleh pemegang saham sejak Oktober 2020 sampai April 2021.

Dia menambahkan bahwa di tengah kondisi perekonomian yang kurang kondusif sekarang, perusahaan masih optimis terhadap prospek industri e-commerce dan logistik yang menjadi target pasar pergudangan perusahaan.

“Industri e-commerce dan logistik yang menjadi target pasar perusahaan masih akan tetap cerah,” kata dia.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini