nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembayaran Polis Jiwasraya Dinilai Tepat di Tengah Ekonomi Terdampak Covid-19

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 01 April 2020 15:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 04 01 320 2192384 pembayaran-polis-jiwasraya-dinilai-tepat-di-tengah-ekonomi-terdampak-covid-19-PYmtut6LDO.jpg Pembayaran Klaim Polis Jiwasraya. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kebijakan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dinilai tepat di tengah ekonomi yang terdampak virus corona. Di antaranya relaksasi kredit oleh bang BUMN dan komitmen pembayaran polis nasabah Jiwasraya.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, kepiawaian komunikasi sangat diperlukan dalam kondisi seperti saat ini. Ini agar tidak ada mispersepsi yang muncul akibat kesalahan gaya komunikasi sang pejabat.

Baca Juga: Arahan Erick Thohir ke Relawan Penanganan Covid-19

Komunikasi juga sangat penting untuk bisa menjembatani apa yang dilakukan pemerintah di lapangan agar diketahui rakyat.

Misalnya mendorong bank BUMN untuk memberikan relaksasi pada sektor bisnis yang terdampak. Langkah berani Menteri BUMN Erick Thohir tepat dalam situasi ekonomi yang terdampak Covid-19.

Baca Juga: Pemprov Jabar Siap Biayai Rp500 Ribu per Bulan untuk Warga Miskin Terdampak Corona

Tak hanya itu, di tengah situasi sulit ekonomi, Kementerian BUMN juga tetap mampu menunaikan janjinya untuk membayar 15 ribu nasabah polis Jiwasraya.

"Langkah ini dinilai akan sangat berarti dalam mengembalikan kepercayaan kepada perekonomian, terutama dunia asuransi nasional," ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/4/2020).

Selain itu, dibutuhkan juga langkah menteri-menteri untuk berani, terlebih dalam kondisi lingkungan, sosial, dan ekonomi yang serba sulit karena pandemik Corona. Keberanian menteri memasang badan pada situasi sulit akan membuat rakyat memberikan apresiasi.

Misalnya, Erick Thohir bersama kementeriannya dinilai tak hanya ikut berkontribusi dalam antisipasi pandemik Corona dari sisi kesehatan, melainkan juga berani mengambil kebijakan untuk menyelamatkan kondisi ekonomi dan moneter.

"Karena publik melihat menteri memang murni dari kinerjanya. Saat kinerjanya baik maka otomatis dengan sendirinya apresiasi akan muncul," kata Pangi.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini