nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meski Ada Corona, Turis Malaysia Paling Banyak Jalan-Jalan ke Indonesia

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 01 April 2020 19:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 01 320 2192594 meski-ada-corona-turis-malaysia-paling-banyak-jalan-jalan-ke-indonesia-dAwMVGY4K8.jpg Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut ada pergesaran pada jumlah turis asing yang berkunjung ke Indonesia. Pergeseran ini terjadi setelah anjloknya kunjungan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia imbas virus corona.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, saat ini jumlah wisman terbanyak yang berkunjung ke Indonesia dipegang oleh Malaysia. Setelah sebelumnya, wisman asal China yang paling banyak berkunjung ke Indonesia.

Baca Juga: Turun 93,50%, Turis China yang Melancong ke Indonesia Hanya 11 Ribu

Adapun pada Februari ini, jumlah kunjungan wisman Malaysia mencapai 175.252 turis. Angka tersebut berkontribusi sebesar 19,8% pada total kunjungan wisman ke Indonesia yang jumlahnya mencapai 885,1 ribu.

"Karena penurunan yang luar biasa wisman dari Tiongkok, otomatis komposisi jumlah wisman menurut kebangsaan cukup bergeser. Pada Februari 2020 ini wisman yang masih datang adalah dari Malaysia nomor 1," ujarnyadalam teleconfernce, Rabu (1/4/2020).

Baca Juga: Gara-Gara Corona, Jumlah Kunjungan Wisman ke Indonesia Turun 30,42%

Setelah itu, ada Wisman asal Australia dan Singapura yang berkontribusi sebesar 10,2% dan 10%. Jumlah wisman dari kedua negara tersebut adalah 90.661 wisman dan 88.740 orang.

Lalu ada wisman asal Timor Leste dengan kunjungan selama Februari mencapai 80.699. Kemudian di tempat kelima ada wisman asal India yang mencatatkan kunjungan sebesar 41.936 orang.

Lalu ditempat keenam ada wisman asal Jepang yang mencapai 41.471 orang. Jikan dibandingkan dengan bulan sebelumnya, angka ini mengalami kenaikan sebesar 22,40% dari sebelumny ayang hanya 33.881 orang

Sedangkan turis asal China yang datang ke Indonesia pada februari hanya 11.780 turis saja atau hanya 1,33% dari total kunjungan wisman di Februari. Jika dibandingkan bulan sebelumnya mengalami penurunan 93,50% dari 181.281 turis. Sementara jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mengalami penurunan 94,11% dari 199.960 turis.

"Kalau kita lihat kebangsaan ada penurunan yang curam sekali dari penurunan jumlah wisman Tiongkok," ucapnya.

Sementarta jika dilihat secara wilayah, wisman yang datang dari wilayah Asia selain ASEAN memiliki persentase penurunan paling besar dibanding Februari 2019, yaitu sebesar 51,32% .Sedangkan untuk wisman asal Eropa pertumbuhannya cukup besar yakni 18,35%

"Persentase kenaikan tertinggi terjadi pada wisman yang datang dari wilayah Eropa, yaitu sebesar 18,35%," kata Kecuk.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini