nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

World Bank Beri Saran Perangi Corona hingga Bantuan untuk Indonesia

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 04 April 2020 08:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 04 03 20 2193348 world-bank-beri-saran-perangi-corona-hingga-bantuan-untuk-indonesia-MfFh9u5zfN.jpg Perangi Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Bank Dunia menilai ada beberapa hal yang bisa dilakukan Indonesia dalam memerangi virus corona atau Covid-19. Di antaranya, pemberian Tunjangan Hari Raya hingga listrik gratis.

Menurut Ekonom Bank Dunia Vivi Alatas, kebijakan pemerintah akan sangat membantu masyarakat yang terbebani ekonomi karena dampak meluasnya virus corona.

 Okezone pun merangkum fakta-fakta menarik soal saran Bank Dunia kepada Indonesia dalam memerangi virus corona, Sabtu (4/4/2020).

1. Lindungi Pekerja Informal

Ekonom World Bank Vivi Alatas mengatakan, ada beberapa hal yang harus dilakukan pemerintah untuk membantu masyarakat utamanya mereka yang bekerja sebagi penjual keliling, toko klontong hingga satpam. Mereka paling rentang terkena dampak virus corona atau Covid-19.

2. Pilihan untuk Berikan Bantuan Langsung Tunai

Bank Dunia menyarankan pemerintah untuk melihat mana yang paling memungkinkan untuk dilakukan segera dan ketersediaan dana. Misalnya, bantuan langsung tunai (BLT).

3. Masyarakat Butuh Listrik Gratis

Menurut Vivi, pemerintah juga bisa menggeratiskan tarif listrik untuk 450 VA dan 900 VA dalam beberapa bulan.

Bank Dunia

Hal tersebut pun sudah mulai dijalankan pemerintah, di mana Presiden Joko widodo memutuskan untuk menggeratiskan listrik untuk 24 juta pelanggan 450 va dan memberi diskon 50% kepada pelanggan 900 va.

4. Insentif Pajak

Kemudian, pendapatan tidak kena pajak dinaikkan. Terakhir atau keenam pajak UMKM ditiadakan untuk beberapa bulan.

Hal ini juga sudah dijalankan pemerintah, di mana OJK membuat kebijakan relaksasi untuk kredit UMKM. Begitu juga dengan pajak, Kementerian Keuangan mulai menerapkan keringanan pajak pada pelaku usaha.

5. Insentif BPJS Kesehatan

Ekonom World Bank Vivi Alatas mendorong orang-orang yang belum ikut BPJS untuk ikut BPJS, bisa dengan memberikan insentif potongan beberapa bulan seharga premi kelas 3

"Nantinya bisa menaikan jumlah kepesertaan dan iuran yang terkumpul dari BPJS setelah badai ini sirna," kata Vivi.

6. Pemberian THR Lebih Cepat

Memberikan gaji ketigabelas atau keempat belas sekarang.

"Jangan tunggu Lebaran, jangan tunggu Natal," kata Ekonom World Bank Vivi Alatas.

7. Bank Dunia Siapkan Rp169,6 Triliun

Bank Dunia menyiapkan paket bantuan sebesar USD12 miliar atau Rp169,6 triliun untuk negara-negara berkembang yang berupaya menghentikan penyebaran virus korona atau Covid-19. Paket darurat yang hendak digelontorkan mencakup pinjaman berbiaya rendah, dana bantuan, serta bantuan teknis.

"Yang kami upayakan adalah membatasi penyebaran penyakit," kata Presiden Grup Bank Dunia David Malpass.

8. Bantuan Rp5 Triliun untuk Indonesia

Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pinjaman sebesar USD300 juta atau sekira Rp4,97 triliun atau Rp5 triliun (Rp16.578 per USD). Hal ini untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia melaksanakan reformasi pada sektor keuangan guna membantu mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan mencapai tujuan kesejahteraan bersama.

Mengutip website World Bank, Jakarta, Senin (23/3/2020), sekitar setengah penduduk dewasa Indonesia tidak memiliki rekening bank. Sehingga mereka memiliki kesempatan yang terbatas untuk berinvestasi bagi masa depan dan mendapatkan perlindungan dari guncangan finansial dan non-finansial.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini