nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alirkan Listrik untuk 433 Desa, Berapa Dana yang Dibutuhkan?

Widi Agustian, Jurnalis · Jum'at 03 April 2020 19:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 03 320 2193802 alirkan-listrik-untuk-433-desa-berapa-dana-yang-dibutuhkan-nOmfUwcLwW.jpg Listrik (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sebanyak 433 desa di Indonesia belum menikmati listrik. Karena itu, pemerintah bersama dengan PLN berkomitmen untuk menerangi desa tersebut.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini memaparkan, pembiayaan program melistriki 433 desa terdiri dari pembangunan stasiun pengisian energi listriknya itu akan dari PLN sebesar Rp735 miliar.

Selanjutnya, pengadaan tabung listrik atau talis, sebesar Rp525 miliar bisa dianggarkan dari Dana Desa atau anggaran Pemda.

”Selanjutnya pembiayaan yang lain yang sangat diperlukan untuk program ini adalah mobilisasi operasi pasukan TNI yang tadi sudah diputuskan untuk disediakan anggarannya,” ujar Dirut PLN dilansir dari laman Setkab, Jumat (3/4/2020).

Zulkifli juga menyampaikan bahwa kesulitan di lapangan saat memperluas elektrifikasi adalah medan, infrastruktur, dan juga mungkin ada kerawanan dari sisi keamanan.

”Dari sisi lokasi, itu melacak jejak koordinatnya saja tidak gampang. Jadi kami tadi sudah sampaikan kita menggunakan pattern recognition, spatial optimization, secara teknologi sehingga kita bisa menemukan lokasi dari 433 desa yang sudah diidentifikasi oleh Kementerian ESDM itu secara tepat,” imbuhnya.

Soal ketersediaan energi di desa itu, Dirut PLN menyebutkan bahwa di daerah, desa ini sangat remote jadi harus bisa menggunakan sumber-sumber energi pada desa tersebut. Selanjutnya, Dirut PLN menjelaskan bahwa yang dipikirkan kemudian adalah sistem apa yang paling tepat untuk bisa melistriki desa yang sangat remote itu, berapa bebannya dan lain-lain, serta perlu persis diketahui tentang letaknya, jumlah penduduknya, jumlah rumahnya, dan lain-lain. 

”Inovasi untuk koordinatnya, kemudian juga menemukan solusi untuk daerah yang terpencil ini dengan membangun Stasiun Pengisian Energi Listrik yang nantinya akan itu men-charge tabung listrik atau talis. Pembangkitnya dimana? Pembangkitnya lokal di setiap desa,” ujarnya.

Kalau pembangkitnya lokal, menurut Dirut PLN, maka harus menggunakan potensi lokal, yaitu tenaga surya, grid, pembangkit mikrohidro, pikohidro, kemudian pembangkit biomassa dan lain-lain.

”Dengan dukungan penuh dari kementerian, kami sudah bisa membuat program yang komprehensif untuk melistriki 433 desa di Papua, Papua Barat, Maluku, dan Nusa Tenggara ini,” imbuhnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini