nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belum Nikmati Listrik, 433 Desa Ditargetkan Sudah "Terang" Sebelum Akhir Tahun

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 03 April 2020 19:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 03 320 2193805 belum-nikmati-listrik-433-desa-ditargetkan-sudah-terang-sebelum-akhir-tahun-tEuSOMWA0o.jpg Listrik (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT PLN (Persero) menargetkan sudah bisa mengalirkan listrik untuk 433 desa yang selama ini belum menikmati listrik.

"Insya Allah seluruh program melistriki 433 desa ini bisa akan diselesaikan sebelum akhir tahun 2020," kata Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dilansir dari laman Setkab, Jumat (3/4/2020).

Dia menambahkan, jika memungkinkan pada saat 17 Agustus 2020 sebagian besar dari 433 desa ini sudah terlistriki.

Baca Juga: Negara-Negara Ini Belum Melaporkan Satu pun Kasus COVID-19

Menurutnya, kesulitan di lapangan saat memperluas elektrifikasi adalah medan, infrastruktur, dan juga mungkin ada kerawanan dari sisi keamanan.

”Dari sisi lokasi, itu melacak jejak koordinatnya saja tidak gampang. Jadi kami tadi sudah sampaikan kita menggunakan pattern recognition, spatial optimization, secara teknologi sehingga kita bisa menemukan lokasi dari 433 desa yang sudah diidentifikasi oleh Kementerian ESDM itu secara tepat,” imbuhnya.

Dirut PLN menjelaskan bahwa yang dipikirkan kemudian adalah sistem apa yang paling tepat untuk bisa melistriki desa yang sangat remote itu, berapa bebannya dan lain-lain, serta perlu persis diketahui tentang letaknya, jumlah penduduknya, jumlah rumahnya, dan lain-lain.

”Inovasi untuk koordinatnya, kemudian juga menemukan solusi untuk daerah yang terpencil ini dengan membangun Stasiun Pengisian Energi Listrik yang nantinya akan itu men-charge tabung listrik atau talis. Pembangkitnya dimana? Pembangkitnya lokal di setiap desa,” ujarnya.

Kalau pembangkitnya lokal, menurut Dirut PLN, maka harus menggunakan potensi lokal, yaitu tenaga surya, grid, pembangkit mikrohidro, pikohidro, kemudian pembangkit biomassa dan lain-lain.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini