Perkantoran Tutup karena Corona, Konsumsi Listrik di Jawa Turun 9,5%

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 16 April 2020 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 16 320 2200128 perkantoran-tutup-karena-corona-konsumsi-listrik-di-jawa-turun-9-5-wTHGTO5wBP.jpg Listrik (Foto: Dok PLN)

JAKARTA - Konsumsi listrik di Pulau Jawa turun hingga 9,5% setelah beberapa perkantoran tutup  dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

Baca Juga: Pengguna Token, Begini Caranya Dapat Listrik Gratis 

Penurunan konsumsi listrik ini tercatat pada sistem kelistrikan Jawa-Bali mulai dari 11 Maret hingga 14 April 2020,

"Sistem kelistrikan Jawa-Bali mengalami penurunan dan penurunan Jawa-Bali demandnya menurun minus 9,55% dan tergambar juga di tempat lain," kata Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam rapat kerja secara virtual dengan Komisi VI, Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Baca Juga: 100% Pelanggan 450 Va Sudah Bisa Nikmati Token Listrik Gratis 

Tidak hanya konsumsi listrik turun di Jawa Bali, sistem kelistrikan di Sumatera juga turun 2,08%. Sementara konsumsi listrik di sistem kelistrikan NTT naik tipis 0,9%.

Penurunan konsumsi listrik ini kata Zulkifli merupakan dampak dari virus corona yang berdampak pada penjualan listruk karena pembatasan dalam kegiatan perkantoran bisnis serta industri komersial dan manufaktur.

"Covid-19 akan berdampak pada berbagai negara tak terkecuali Indonesia. Ini berpengaruh terhadap sektor kelistrikan Indonesia, berdampak dari sisi kwh jual, penjualan listrik yang lebih rendah," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini