BI Ramal Ekonomi RI Rebound Tahun Depan, Bisa Tumbuh 6%

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 22 April 2020 17:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 22 20 2203305 bi-ramal-ekonomi-ri-rebound-tahun-depan-bisa-tumbuh-6-8dxqS3mrI9.jpg Perry Warjiyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprediksikan bahwa ekonomi Indonesia 2020 akan di 2,3%. Namun, untuk 2021 akan mengalami perbaikan yang signifikan bahkan mencapai 6%.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa ekonomi RI dengan persiapan yang sudah dilakukan. Bila mengikuti pola V-shape akan lebih tinggi dari target sebelumnya.

 Baca juga: Ada Larangan Mudik, Bansos Jadi Andalan Menkeu Dongkrak Ekonomi Daerah

"Perkiraan tahun ini 2,3%, tahun depan seperti apa, dengan pola V-shape ini PE akan lebih tinggi, perkiraan-perkiraan kami bisa saja 6%, semula kami 5,2% tapi bisa juga lebih tinggi dengan pola V-shape ini," ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Rabu (22/4/2020).

Menurutnya, ada beberapa faktor yang dapat membuat ekonomi tahun depan mencapai 6%. Pertama, bagaimana dampak pemulihannya dalam bentuk V-shape.

 Baca juga: Menkeu Akan Berhati-hati Gunakan Anggaran Penanganan Covid-19

"Untuk penanganan covid di Indonesia, seperti PSBB di berbagai daerah, diperkirakan akan memperpendek masalh pola V-shape di bawahnya itu, akan juga akan mempercepat proses pemulihannya," ujarnya.

Kemudian, dirinya mengatakan, pertumbuhan tahun depan tergantung akan upaya mitigasi dampak Covid-19 terhadap ekonomi dan sektor keuangan. Salah satunya menambah ruang defisit fiskal hingga 5,07% di 2020 untuk penambahan anggaran di sisi kesehatan dan penyanggah ekonomi masyarakat.

"Juga akan ada program pemulihan ekonomi itu bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita. baik tahun ini dan tahun depan," ujarnya.

Sementara itu, lanjutnya, rencana-rencana yang sudah ada di tahun depan mengenai reformasi struktural akan membantu ekonomi Indonesia. Sebagai contoh yaitu Omnibus Law.

"Berbagai pertimbangan itulah pada waktu itu BI pemerintah, OJK dan LPS kita melihat bagaiamana pertumbuhan ekonomi tahun ini dan tahun depan," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini