YLKI Minta PLN Responsif Tanggapi Keluhan Pelanggan yang Tagihan Listriknya Membengkak

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 07 Mei 2020 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 07 320 2210490 ylki-minta-pln-responsif-tanggapi-keluhan-pelanggan-yang-tagihan-listriknya-membengkak-vKjuIld47r.jpg Listrik (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta kepada PT PLN (Persero) untuk lebih responsif merespons keluhan pelanggan. Mengingat, banyak pelanggan yang teriak karena tagihan listriknya membengkak 50% hingga 100%.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan, perseroan harus lebih aktif lagi dalam menerima laporan dari pelanggan. Mengingat, tidak hanya satu dan dua orang saja pelanggan yang mengeluhkan kenaikan tagihan listrik ini.

Baca Juga: Cara Dapatkan Token Listrik Gratis dari PLN

"Kita minta agar terhadap keluhan keluhan itu managemen PT PLN responsif dan bahkan bersifat masif dalam menangani keluhan dan pengaduan konsumen terkait lonjakan tagihan," ujarnya mengutip keterangan tertulis, Kamis (7/5/2020).

Bahkan menurut Tulus, seharusnya PLN membuka posko pengaduan di masing-masing area. Sehingga, seluruh pengaduan dari konsumen bisa terakomodir seluruhnya.

"Bahkan seharusnya PT PLN membuat posko pengaduan di masing masing area pelayanan," ucapnya.

Baca Juga: 2.900 Pelanggan Keluhkan Melonjaknya Tagihan Listrik

Tulus juga menyebut, kenaikan tagihan yang dialami para pelanggan ini bukti dari kurangnya edukasi yang dilakukan perseroan pada konsumen. Apalagi, pada saat WFH seperti saat ini, sangat penting untuk melakukan edukasi agar pemakaian listrik tidak boros.

"Kesimpulannya, komunikasi publik PT PLN kepada konsumen selama pandemi terlihat kurang maksimal (minim) sehingga informasi penting tidak sampai pada konsumen. Sehingga menimbulkan shock pada konsumen," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini