Tagihan Listrik Melonjak 100%, YLKI Minta Konsumen Segera Mengadu ke PLN

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 07 Mei 2020 12:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 07 320 2210513 tagihan-listrik-melonjak-100-ylki-minta-konsumen-segera-mengadu-ke-pln-ivVxpjx108.jpg Listrik (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen (YLKI) meminta kepada pelanggan listrik untuk segera mengadu kepada PT PLN (Persero) jika tagihan listriknya melonjak. Apalagi jika lonjakannya mencapai 100% atau bahkan bisa lebih.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan, konsumen bisa langsung meminta klarifikasi dari perseroan tentang kenaikan tarif listrik. Sementara perseroan juga diminta untuk meresponsnya dengan cepat.

Baca Juga: Cara Dapatkan Token Listrik Gratis dari PLN

"Jika tagihan melonjak, misalnya 75-100%, sebaiknya konsumen langsung lapor ke PLN untuk minta klarifikasi. Dan PT PLN harus responsif terhadap pengaduan pengaduan tersebut," ujarnya mengutip keterangan tertulis, Kamis (7/5/2020).

Menurut Tulus, sebelum mengadu ke PLN, pelanggan juga diminta untuk aktif melakukan pengecekan pada posisi konsumsi listrik terakhir. Ini bisa menjadi perbandingan dengan konsumsi listrik yang terjadi pada bulan sebelumnya.

Baca Juga: 2.900 Pelanggan Keluhkan Melonjaknya Tagihan Listrik

"Sebelum mengadu ke PLN, sebaiknya konsumen mengecek dahulu posisi pemakaian kWh bulan terakhir dengan pemakaian kWh bulan sebelumnya," kata Tulus.

Menurut Tulus, kenaikan tagihan listrik ini memang cukup membingungkan konsumen. Sebab, tiba-tiba tagihan listrik konsumen selama Work From Home (WFH) melonjak hingga 100%.

"Banyak konsumen rumah tangga berteriak, tagihan listriknya melonjak antara 50-100% bahkan bisa lebih. Sementara konsumen mengaku pemakaian normal. Manajemen PT PLN pun mengaku tidak ada kenaikan tarif listrik. Hal yang sama juga diaminkan oleh regulator, Ditjen Ketenagalistrikan," kata Tulus.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini