nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inflasi April 0,08%, Gubernur BI: Permintaan Melemah

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 19 Mei 2020 15:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 19 20 2216545 inflasi-april-0-08-gubernur-bi-permintaan-melemah-WRnIeUJTkS.jpeg Inflasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia memperkirakan angka inflasi berada di level rendah pada April 2020. Diperkirakan angka inflasi akan berada di level 0,08% atau lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 0,10% (month to month/MtM).

Sementara secara tahunan inflasi IHK April 2020 tercatat 2,67% (yoy). Angka ini menurun dibandingkan dengan inflasi bulan lalu sebesar 2,96% (yoy).

Baca Juga: April Deflasi, Presiden Jokowi: Daya Beli Masyarakat Turun

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, rendahnya angka inflasi dipengaruhi oleh rendahnya permintaan dari beberapa kelompok barang. Hal ini menyusul adanya pandemi virus corona yang mulai menyebar ke beberapa daerah.

Meskipun begitu, terjaganya inflasi di angka rendah juga berdampak baik bagi perekonomian. Sebab, inflasi rendah membuktikan jika stabilitas ekonomi Indonesia masih relatif terjaga.

Baca Juga: Inflasi April 0,08%, BPS: Lebih Rendah Dibandingkan Tahun Lalu

"Inflasi inti menurun dipengaruhi konsistennya Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi sesuai target dan melambatnya permintaan domestik," ujarnya dalam telekonferensi, Selasa (19/5/2020).

Meskipun begitu lanjut Perry, kelompok volatile food mencatat deflasi. Hal ini dipengaruhi oleh adanya penurunan pada harga di beberapa komoditas akibat melambatnya permintaan serta memadainya pasokan.

Sementara itu, kelompok administered prices juga mencatat deflasi. Hal utama didorong oleh adanya penurunan pada tarif angkutan udara.

Ke depan lanjut Perry, koordinasi dengan pemerintah akan terus diperketat. Apalagi menjelang lebaran yang mana berpotensi adanya pergerakan pada beberapa harga komoditas pangan.

"Ke depan, Bank Indonesia terus konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk mengendalikan inflasi tetap rendah dan stabil dalam sasarannya sebesar 3,0%±1% pada 2020 dan 2021," jelas Perry.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini