nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Ada Perjalanan Dinas, Belanja Negara Capai Rp624 Triliun di Tengah Covid-19

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 20 Mei 2020 19:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 05 20 20 2217226 tak-ada-perjalanan-dinas-belanja-negara-capai-rp624-triliun-di-tengah-covid-19-DvfrAhHNoY.jpg Realisasi APBN 2020. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Keuangan mencatat realisasi belanja negara hingga akhir April 2020 mencapai Rp624 triliun. Angka ini baru sekitar 23,9% dari target Rp2.613,8 triliun.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, belanja negara tumbuh negatif 1,4% pada akhir April 2020. Hal ini disebabkan oleh realokasi dan refocusing anggaran yang dilakukan oleh pemerintah.

Baca Juga: Kian Membengkak, Defisit APBN 2020 Tembus Rp74,5 Triliun

"Karena memang ketika kita langsung ada realokasi anggaran, belanja barang dan belanja perjalanan dinas langsung berhenti semua. Sementara belanja pegawai masih bisa berjalan," ujarnya dalam teleconfrence APBN KiTA, Kamis (20/5/2020).

Menurut Suahasi, belanja pemerintah pusat tercatat sudah Rp382,5 triliun atau tumbuh 3,4%. Namun, angka ini baru sekitar 20,7% dari target Rp1.851,1 triliun.

Baca Juga: Baru 31,2%, Pendapatan Negara Capai Rp549,5 Triliun di April

Dari jumlah tersebut terdiri dari belanja kementerian/ lembaga (K/L) sebesar Rp203,2 triliun. Sedangkan untuk belanja non Kementerian Lembaga sebesar Rp179,3 triliun.

Selain itu, belanja transfer ke daerah dan dana desa hingga 30 April 2020 tercatat sebesar Rp241,4 triliun atau 31,7% dari target Rp762,7 triliun. Belanja terdiri dari transfer ke daerah sebesar Rp220,5 triliun dan dana desa sebesar Rp21 triliun.

"Belanja bansos, dipush pemerintah dalam PSBB, realisasinya Rp49,1 triliun lebih tinggi 13,7%. Sesuatu yang harus didorong untuk jaga konsumsi masyarakat terutama masyarakat kelas menengah," jelasnya.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini