nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Ditutup Melonjak di Atas 1%

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 21 Mei 2020 07:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 21 278 2217398 wall-street-ditutup-melonjak-di-atas-1-HM4zqR8KwL.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Rabu (20/5/2020) waktu setempat. Penguatan ini ditopang karena investor kembali bertaruh akan pemulihan ekonomi yang cepat.

Melansir Reuters, Jakarta, Kamis (21/5/2020), Dow Jones Industrial Average naik 369,04 poin atau 1,52%, menjadi 24.575,9, S&P 500 naik 48,67 poin atau 1,67%, menjadi 2.971,61. Sedangkan Nasdaq Composite menambahkan 190,67 poin, atau 2,08%, menjadi 9.375,78.

 Baca juga: Vaksin Corona Made in Moderna Diragukan, Wall Street Anjlok

S&P 500 berada di level tertinggi selama dua bulan dan sempat di atas rata-rata pegerakan dalam 100 hari. Indikator teknis yang diawasi ketat yang telah bertindak sebagai level resistance.

Nasdaq ditutup pada level tertinggi dalam tiga bulan dan 4,5% di bawah rekor penutupan 19 Februari. Hal ini dikarenakan saham Facebook Inc dan Amazon.com Inc melonjak ke level tertinggi sepanjang masa. 11 sektor utama S&P 500 ditutup menguat.

Hasil pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve menunjukkan bank sentral AS berjanji untuk bertindak sepantasnya. Hal ini untuk mendukung ekonomi sampai berada di jalur pemulihan.

 Baca juga: Wall Street Melonjak Ditopang Suksesnya Uji Coba Vaksin Virus Corona

"Kami memiliki suku bunga yang jauh lebih rendah untuk masa mendatang, sehingga mempengaruhi kelipatan yang harus kami beli dengan saham diskon," kata Kim Forrest, kepala investasi di Bokeh Capital Partners di Pittsburgh.

Anggota parlemen di DPR AS berencana memberikan usaha kecil menengah untuk mendapatkan lebih bantuan pada minggu depan. Bantuan tersebut di bawah Program Perlindungan Paycheck, Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan pada hari Rabu.

Ketika negara-negara di seluruh negeri mulai melonggarkan pembatasan, harapan untuk rebound ekonomi telah tumbuh. Indeks maskapai NYSE Arca melonjak 5,35% karena kepala eksekutif Delta Air Lines Inc mengatakan ia yakin perjalanan akan kembali dalam 12 hingga 18 bulan ke depan.

Saham Target Corp turun 2,87% setelah pengecer kotak besar melaporkan penurunan laba kuartalan 64%, karena biaya yang terkait dengan wabah coronavirus melebihi kenaikan penjualan online.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini