Share

10 Ruas Tol Ditawarkan ke Investor, Bagaimana Kelanjutannya?

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 29 Mei 2020 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 29 320 2221523 10-ruas-tol-ditawarkan-ke-investor-bagaimana-kelanjutannya-140fzsiCJg.jpg Jalan Tol (Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beberapa waktu lalu sudah menawarkan sekitar 10 ruas tol kepada para investor. Penawaran tersebut dilakukan dalam acara market sounding kepada para perusahaan konstruksi dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, salah satu ruas tol yang ditawarkan adalah Kulonprogo-Yogyakarta-Solo sepanjang 76 kilometer. Ruas tol ini mengalami perluasan dari rencana sebelumnya yang hanya Solo-Yogyakarta saja.

 Baca juga: 7 Ruas Tol Siap Diresmikan hingga Akhir Tahun meski Ada Covid-19

Rencananya, untuk ruas jalan tol ini penawaran dari masing-masing perusahaan akan masuk pada 4 Juni mendatang. Diharapkan tahun ini, proyek ini sudah bisa dimulai konstruksinya.

"Rencana ruas Solo-Jogja, jadi Kulon Progo-Jogja-Solo sepanjang 76 km ini proses lelangnya sudah mulai, dan tanggal 4 Juni nanti akan proses pemasukan penawarannya. Mudah-mudahan sekitar September-Oktober kalau bisa sudah mulai konstruksinya, dengan pembebasan lahan dulu," ujarnya dalam telekonfrensi, Kamis (29/5/2020).

 Baca juga: Jokowi Bakal Resmikan 4 Ruas Tol Bulan Depan, Ini Daftarnya

Sementara untuk ruas tol Cileunyi- Garut - Tasikmalaya (Cigatas) saat ini sedang dilakukan prakualifikasi. Rencananya jalan tol ini akan dimulai pembangunannya pada tahun ini dimulai dari ruas tol Gedebage-Majalaya sepanjang 10,86 kilometer.

"Cigatas, ini juga akan mulai Prakualifikasinya," ucapnya.

Sementara itu, kedelapan ruas tol lainnya juga akan dimulai untuk proses kualifikasinya. Sehingga diharapkan pembebasan lahan dan konstruksi sudah bisa dilakukan secepatnya.

Adapun ruas tol tersebut yakni Akses Patimban, Bogor-Serpong, Sentul Selatan-Karawang Barat dan tol Tol Pelabuhan Semarang, Semarang Harbour. Kemudian ada Semanan-Balaraja Cikunir-Karawaci, kemudian Cikunir-Ulujami dan terakhir Multi lane free flow , sistem pembayaran.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini