Menko Perekonomian Blakblakan soal New Normal di Awal Juni

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 02 Juni 2020 12:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 02 20 2223204 menko-perekonomian-blakblakan-soal-new-normal-di-awal-juni-PXSrwzDj42.jpg Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Okezone)

JAKARTA - Juni digadang-gadang sebagai waktu New Normal. Padahal, penentuan New Normal bukan dari tanggal, melainkan keputusan masing-masing daerah serta Satgas Covid-19 dengan menyesuaikan perkembangan wabah corona.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, seperti dikutip IDX Channel, Selasa (2/6/2020).

 Baca juga: Petani Minta Industri Hasil Tembakau Dilindungi

Sebagai informasi, selama PSBB ada sekira 11 sektor usaha yang tetap diizinkan beroperasi di tengah pandemi virus corona, di antaranya kesehatan, bahan pangan atau makanan dan minuman. Kemudian, energi, komunikasi dan informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri, pelayanan dasar serta kebutuhan sehari-hari. Namun dalam memasuki era New Normal, pusat perbelanjaan atau mal telah mempersiapkan diri akan dibuka awal Juni 2020.

Berikut ini fakta-fakta tentang New Normal versi Menko Perekonomian.

1. Menko menegaskan belum ada keputusan dalam penerapan kebijakan tatanan kehidupan baru (new normal). Termasuk soal izin pembukaan sektor yang selama ini dilarang dibuka selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

 Baca juga: Perang Dagang Lagi, China Setop Impor Kedelai dan Daging Babi dari AS

"Jadi tidak ada yang mengizinkan ritel terlebih dulu. Karena yang dibuka itu tergantung dari daerah masing-masing," ujarnya.

2. Saat ini New Normal masih dalam tahap kajian dan pembahasan bersama seluruh pihak terkait seperti Kementerian dan Lembaga, pemerintah daerah. Nantinya baru diputuskan seperti apa kebijakan new normal.

3. Sektor yang terdampak utama itu pariwisata dan ritel. Menko menegaskan, dalam new normal akan diatur, apakah nanti pengunjung, jaga toko, akan lama berada di tempat umum.

4. Tidak hanya ritel dan pariwisata, nanti juga diputuskan untuk kebijakan New Mormal pada bidang pendidikan. Skema pembelajaran dan lainnya akan dikaji seperti apa saat New Normal

"Karena pendidikan mendekati libur tahunan Juli dan Agustus, tentu akan dilihat posisi Paud sampai dengan Perguruan Tinggi. Jadi semua masih dikaji, walaupun semua sudah ada protokol kesehatan yang sudah disiapkan," ujarnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini